Badminton, Berita Internasional, Covid 19, Olimpiade Sports 2012

Kevin Dapat Vaksin Covid-19 Jelang Olimpiade

Pemberian vaksin covid-19 kepada seluruh atlet yang diselenggarakan oleh Kemenpora dan Kemenkes telah dilaksanakan. Ratusan atlet telah menerima vaksin, kecuali Kevin Sanjaya. Dikabarkan atlet bulu tangkis ini akan mendapatkan vaksin menjelas Olimpiade mendatang. Dari semua atlet yang ada di pelatihan nasional dan di bawah naungan kemenpora, hanya Kevin Sanjaya yang tidak mendapatkan vaksin. Ini terkait dirinya yang merupakan penyintas covid-19 karena beberapa waktu lalu sempat positif covid-19.

Kevin Sanjaya Tetap ikut All England

Sebagai penyintas, dibutuhkan waktu minimal tiga bulan sejak positif untuk mendapatkan vaksin covid-19. Namun karena Kevin baru baru ini saja mengalami positif covid-19 sehingga pada pelaksanaan vaksinasi atlet, diirnya tidak bisa mendapatkan vaksin tersebut. Meskipun demikian Kevin tetap diberangkatkan untuk ikut ajang BWF Tour di Inggris yaitu dalam ajang All England. Tahun lalu, dirinya bersama dengan Marcus Fernaldi Gideon mendapatkan juara kedua setelah kalah dari pasangan ganda putra Jepang.

Herry Iman Pierngadi sebagai pelatih ganda putra mengatakan bahwa kemungkinan besar Kevin Sanjaya akan mendapatkan vaksin sebelum keberangkatan ke Olimpiade Tokyo 2020. Saat ini Kevin belum bisa mendapatkan vaksin karena ia pernah terpapar covid-19. Berdasarkan hasil swab PCR, pada akhir tahun lalu, Kevin akhirnya batal untuk berangkat ke Thailand mengikuti tiga turnamen yang dilaksanakan di sana. Begitu juga dengan final turnamen BWF Tour 2020. Meskipun demikian, dirinya dan partner akan diberangkatkan untuk ikut All England.

Ada aturan pemerintah yang mengatakan bahwa ketika seseorang pernah terpapar covid-19, maka baru bisa mendapatkan vaksin ketiak sudah tiga bulan dinyatakan negatif. Sedangkan Kevin belum memenuhi syarat tersebut sehingga slot deposit gopay belum bisa mendapatkan vaksin yang diselenggarakan secara masal di istora Senayan, Jakarta pada Hari Jum’at 26 Februari 2021. Herry IP tidak menyalahkan siapapun karena ini adalah sebuah kebijakan demi kebaikan bersama dan untuk bisa memberikan keamanan pada semua orang.

Kevin Sanjaya Diswab Antigen

Untuk bisa ikut serta di dalam berbagai turnamen di luar negeri, untuk sementara Kevin Sanjaya akan mendapatkan swab antigen terlebih dahulu. dengan begitu dia dan Marcus akan tetap diberangkatkan untuk ikut dalam ajang All England. Kevin menjadi satu satunya pemain elit bulu tangkis yang belum mendapatkan vaksin. Pengurus PBSI mengatakan bahwa ada 81 atlet yang akan menerima vaksin di Pelatnas Cipayung. Kevin adalah satu satunya yang tidak bisa menerima karena keadaan dan ketentuan yang sudah menjadi kebijakan.

Phak pelatih mengatakan bahwa dirinya sangat khawatir. Dirinya takut masih ada virus di dalam dirinya tetapi sejak terpapar covid-19 Kevin menjadi sangat disiplin dan sangat menjaga. Kevin telah menjalankan kehidupan yang disiplin dan mendapatkan pengalaman yang berharga karenanya. Herry IP yakin kevin akan baik baik saja selama menjalani turnamen BWF Tour. Setelah 21 hari melakukan karaktina dan isolasi mandiri, Kevin sudah melakukan kegiatan latihan seperti biasa di pusat pelatihan nasional Cipayung.c All England tahun ini akan dilaksanakan pada 17 Maret hingga 21 Maret mendatang. Ada banyak perwakilan Indonesia yang diturunkan termasuk Kevin Sanjaya. Pelatih Herry IP menargetkan juara untuk sektor ganda putra. Ada beberapa perwakilan di sektor in seperti Ahsan/Hendra, Fajar/Rian, dan Kevin/Marcus. Diharapkan ada salah satu diantara pasangan ini yang mampu membawa pulang trofi istimewa setelah beberapa bulan vakum trofi dikarenakan adanya pandemi. Kevin dan marcus pun sudah puasa gelar sejak tahun lalu karena adanya virus corona ini.

Covid 19

Vaksin Covid-19 Siap Eksekusi Kemenpora

Bukan hanya tenaga medis dan pelayan sosial yang akan diberikan vaksin covid-19. Di dalam kementrian olahraga terutama untuk atlet atlet pun sudah direncanakan akan diberikan vaksin tersebut. Berdasarkan Kemenpora, proses pemberian vaksin akan diselenggarakan dengan cara bertahap. Adapun beberapa tangal dan waktunya akan dimulai pada pekan terakhi di bulan Februari. Hal itu diputuskan pada saat rapat koordinasi setelah mendapatkan tawaran vaksin dari Kementrian Kesehatan.

Tiga Cabang Olahraga Vaksin Lebih Dulu

Ada banyak sekali cabang olahraga yang akan mendapatkan vaksin. Namun berdasarkan rapar koordinasi Kemenpora, hanya ada tiga cabang olahraga terlebih dahulu yang diberikan vaksin covid-19. Adapun cabang olahraga tersebut adalah sepak bola, badminton dan bola basken. Ketiga cabang olahraga itu akan menjadi penerima vaksin perdana di kementrian pemuda dan olahraga. Hal ini disampaikan langsung oleh Gatot S Dewa Broto sebagai Sekretaris Kementrian Pemuda dan Olahraga.

Lokasi pemberian vaksin belum ditentukan akan dilaksanakan di mana, hal itu hanya masalah teknis yang akan diinformasikan kemudian. Gatot pun mengatakan bahwa pedoman terkait persyaratan bagi penerima vaksi ada dan disesuaikan dengan ketentuan dari Kemenkes. Adapun data data mengenai siapa yang berhak menerima vaksin akan disesuaikan dan disinkronisasikan terlebih dahulu oleh kemenpora dan kemenkes. Diketahui bahwa ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi untuk bisa mendapatkan vaksin tersebut.

Saat ini Kemenpora hanya memiliki data 20 cabang olahraga saja yang akan menerima vaksin dan ini merupakan data awalan yang harus dilengkapi seperti siapa yang memiliki keadaan yang tidak memungkinkan divaksin, memiliki penyakit khusus, sebagai penyintas covid-19, atau ibu hamil dan menyusui. Masih banyak persiapan yang harus dilakukan oleh kemenpora untuk bisa memastikan proses vaksinasi daftar slot via gopay ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan ketentuan dari pihak kementrian kesehatan yang sudah ditentukan.

Banyak Turnamen di Maret Mendatang

Alasan mengapa pemilihan cabang olahraga sepak bola, badminton dan basket menjadi cabang prioritas adalah karena terdapat banyak sekali turnamen di bulan Maret mendatang dan menjadi salah satu penentu jika pemainnya tidak bisa diikutkan hanya karena positif corona. Berharap ada banyak kemudahan untuk para atlet mengikuti seluruh turnamen demi mengharumkan nama bangsa Indonesia di mata dunia. Liga 1 Indonesia pun direncanakan akan dimulai pada bulan Maret yang akan datang sehingga perlu dipersiapkan dengan matang.

Adapun kualifikasi FIBA Asia diperkirakan akan dilakukan pada bulan Maret, mengingat jadwal awal di Bulan Februari ditunda karena  Doha, Qatar belum siap. Jika cabang olahraga Basket sudah divaksin maka akan lebih mempermudah serta memberikan kenyamanan kepada pihak pemain dan seluruh tim jika sewaktu waktu harus berangkan ke Doha mengikuti kualifikasi. Basket masih menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin pertama bersama sama dengan dua cabang olahraga lainnya yang penuh dengan jadwal turnamen selama bulan Maret yang akan datang.

Satu lagi, cabang Badminton pun dijadikan cabang olahraga yang mendapatkan vaksin covid-19 perdana karena akan mengikuti BWF tour Swiss Open, Jerman Open, dan All England di bulan yang sama. Indonesia akan lebih banyak mengirimkan wakilnya di cabang olahraga ini pada saat gelaran All England pada tanggal 17 hingga 21 maret yang akan datang. Semoga saja proses vaksin sudah selesai pada waktu sebelum semua tim berangkat menuju turnamen. Dengan begitu ada perasaan nyaman dan aman selama berada di negeri orang memperjuangkan Indonesia.

Covid 19

Saran Para Ahli RI Hadapi Ancaman Gelombang 2 COVID-19

Dicky Budiman, seorang Epidemiolog, mengatakan bahwa pemerintah mesti hari menegakkan aturan social dan physical distancing guna mencegah gelombang kedua pandemic virus corona ini terjadi. Hal ini dilakukan supaya pemerintah tak kecolongan lagi menghadapi gelombang kedua pandemi ini.

Saran Dicky Untuk Pemerintah Agar Tak Kecolongan Hadapi Gelombang Kedua

Dicky juga menyarankan pada pemerintah supaya tetap memberikan dan mempertahankan sosialisasi supaya masyarakat tetap menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker non medis, dan menghindari kerumunan yang sangat padat. “Tetap memberlakukan jaga jarak, memakai masker non medis sangat penting,” ungkapnya dilansir dari CNN Indonesia Selasa (28/4).

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah harus lah tetap menyiagakan rumah sakit serta tenaga medis guna mencegah gelombang kedua pandemi corona ini. Sebab menurutnya, dalam sejarah pandemic, jumlah kematian gelombang kedua pasalnya selalu lebih banyak karena ketidaksiapan fasilitas kesehatan. Dicky menambahkan juga bahwa gelombang kedua dari pendemi toto hk kemungkinan benar-benar tak terhindarkan. Dan ia bahkan juga menyebutkan sejumlah indicator seperti misalnya isolasi terpusat sampai dengan disiplin jaga jarak setelah PSBB bakal membantu melawan Gelombang kedua ini.

Gelombang Kedua Kemungkinan Terjadi

Peningkatan cakupan testing pun harus dilakukan. Dicky menyarankan supaya Indonesia melakukan seribu tes PCR per 1 juta penduduk atau dengan kata lain 10 ribu tes per hari. Hal tersebut penting untuk dilakukan supaya pemerintah bisa mendapatkan gambaran jumlah orang yang terjangkit virus corona ini.

Di satu sisi, Dicky pun menjelaskan bahwa jumlah tes itu memang belum ideal namun bisa memberiakn data awal untuk memberikan gambaran berapa persen kah penduduk yang sudah terinfeksi. Oleh sebab itu lah Dicky mengatakan bahwa kapasitas tes mesti terus ditingkatkan karena penyebaran virus corona ini bakal makin meluas. “Selain memastikan siapnya kapasitas layanan kesehatan ICU, Ventilator, SDM, APD dan tempat tidur. Juga terus meningkatkan cakupan testing, tracing dan isolasi terpusat,” imbuhnya lagi.

Di sisi lainnya, Dicky juga menuturkan bahwa gelombang kedua ini bisa terjadi karena social distancing yang mana diabaikan setelah adanya penurunan grafik gelombang pertama. Padahal, gelombang kedua ini bisa saja terjadi jika penduduk di suatu wilayah belum memiliki kekebalan kelompok atau herd immunity yang mana memenuhi syarat minimal adanya perlindungan terhadap pandemic corona ini.

Di sisi lainnya ia juga mengatakan bahwa kekebalan kelompok jauh di depan mata kita semua. WHO pasalnya di sisi lain menyatakan bahwa baru 3% saja populasi global yang mempunyai kekebalan. Dicky pun mengatakan Gelombang Kedua ini bisa tidak terjadi jika 40-50% sudah memiliki kekebalan.

“Kekebalan kelompok alami yang diharapkan terjadi setelah terinfeksi, perlu waktu lama sekali. Sekarang ini saja setelah empat bulan kurang lebih munculnya covid-19, secara global menurut WHO baru sekitar 3% saja populasi yang memiliki kekebalan,” ungkapnya lagi.

Sebelumnya, Pandu Riono, ahli epidemiologi lainnya dair Universitas Indonesia, menjelaskan bahwa social maupun physical distancing memang mesti dilakukan sampai dengan tahun 2022. Akan tetapi batasan jarak fisik dan sosial yang dimaksudnya bukan lockdown, akan tetapi perubahan gaya hidup masyarakat guna mengurangi risiko penularan virus corona ini.

Perubahan gaya hidup yang paling sederhana adalah mencuci tangan, menggunakan masker, dan menghindari kerumunan orang yang amat sangat padat. Pernyataan Pandu ini pasalnya menanggapi pernyataan peniliti dari Harvard T.H Chan School of Public Health yang mana memprediksi kebijakan batasan jarak fisik yang harus dibatasi sampai dengan 2022 karena obat dan juga vaksin sampai sekarang belum juga ditemukan. 

Covid 19

Pasien Corona Bertambah 7 Orang, Jadi Total 34 Orang

Jumlah pasien yang mana diisolasi terkait virus corona atau Covid-19 di Rumah Sakit Penyakit Infeksi atau RSPI Sulianti Saroso bertambah. Sampai dengan hari Rabu (11/3), totalnya sudah ada 10 orang yang diisolasi. Rinciannya adalah 6 pasien dinyatakan positif corona, 2 pasien yang mana sebelumnya dinyatakan positif saat ini sudah dinyatakan negative dan bakal segera dipulangkan. Dan 2 pasien lainnya tengah dalam pengawasan.

Total Pasien Positif Corona Bertambah

“Pasien yang mana dirawat inap, diisolasi ketat sekarang ini berjumlah sepuluh orang. Kemarin pulang satu pasien, tapi sorenya masuk satu,” ungkap Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso, Muhammad Syahril, hari Rabu (11/3).

Namun Syahril tak menjelaskan jenis kelamin 1 orang pasien yang baru saja masuk itu. Ia Cuma mengatakan bahwa pasien yang masuk itu memiliki riwayat kontak dengan grup dansa kasus 1 corona kemarin. “Kemarin sore sekitar jam 16.30 WIB masuk ya,” ungkapnya.

Tak Cuma itu, ia juga mengatakan RSPI bakal memulangkan 2 orang pasien yang mana sebelumnya sudah dikonfirmasi positif terjangkit virus corona. Dari hasil pemeriksaan laboratorium indotogel hari ini dari dua orang pasien itu sudah dinyatakan negative corona. “Dari delapan pasien yang positif di sini, pasien positif nomor 3 alhamdulillah sudah negative. Pasien nomor 6 juga. Inshaallah besok mungkin pulang,” katanya dilansir dari CNN Indonesia.

Syharil juga mengatakan bahwa penomoran pasien yang pulang itu bukan lah secara pasien nasional akan tetapi nomor urut pasien masuuk yang dirawat di RSPI. Ia juga menjelaskan pasien 3 sudah masuk kemudian dirawat di RSPI sejak tanggal 4 dan pasien 6 sudah sepuluh hari lamanya dirawat di RSPI. “(Yang dipulangkan) warga negara Indonesia (WNI) perempuan dan warga negara asing (WNA) laki-laki. Kondisi umum dan gejala-gejala sudah tidak ada,” ungkapnya lagi.

Jumlah pasien positif corona sekarang ini menjadi 27 dari yang semula hanya 19 orang. Salah satu pasiennya, yaitu kasus 27, belum diketahui sumber penularannya dari mana. Juru bicara pemerintah khusus penanganan virus corona, Achmad Yurianto, menduga bahwa pasien yang tertular dari transmisi lokal karena tidak termasuk daalam imported case ataupun pasien positif corona sebelumnya. Sedangkan pasien positif corona nomor 25 dinyatakan  meninggal dunia, hari Rabu (11/3) dini hari.

Dan pasien yang meninggal itu adalah WNA yang tidak disebutkan dari mana negara asalnya. Namun menurut penuturan dari Achmad Yurianto, pasien tersebut sudah mengidap penyakit bawaan sebelumnya, sehingga sebab meninggalnya bukan lah murni karena virus corona. Penyakit yang dibawanya adalah komplikasi seperti diabetes, hipertiroid, paru obstruksi menahun yang sudah cukup lama diidapnya, hipertensi.

Pasien Tambah 7 Orang Total Jadi 34 Positif Corona

Yuri juga menyampaikan bahwa ada 7 pasien baru yang dinyatakan positif corona. Sehingga total kasus virus corona. “Hari ini ada penambahan 7 pasien,” ucap Yuri ketika diadakan konferensi pers di Jakarta, hari ini, Rabu (11/3). Ia juga menjelaskan pasien nomor 28 berusia 37 tahun, laki-laki dengan kondisi sakit ringan. Pasien nomor 29 merupakan pasien berumur 51 tahun dengan kondisi sakit sedang dan tak sesak. Pasien dengan identitas 30 adalah laki-laki 84 tahun Nampak sakit sedang, dan imported case. Sedangkan pasien nomor 31, perempuan 48 tahun Nampak sakit ringan sedang, imported case karena ia baru datang dari luar negeri. Sedangkan nomor 32, laki-laki juga 42 tahun, sakit ringan sedang, imported case.