Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Kemenegkop Dan UKM Target Bangun 210 Pasar Tradisional 4 Orang Masih Tertimbun Reruntuhan di Pabrik Swallow BNI Tambah Fasilitas Kredit Peruri Rp626 Miliar Kontainer Vs Truk, Tol Grogol-Bandara Macet 4 km Uni Eropa Gagal Sepakati Pengaturan Hedge Funds Mensos: 8 Tewas & 600 Warga Mengungsi Akibat Longsor Cianjur SBY Dapat Penghargaan di Papua Nugini Boediono: Potensi Pertanian Besar, Tapi RI Kalah Dari Thailand Triwulan Pertama, Rp 54,5 M Ludes Akibat Kebakaran di Jakarta Pemerintah Diminta Stop Ekspor LNG Tangguh ke China
SEARCH FOR      vibizdaily.com
BERITA INTERNASIONAL

Kamis, 22 Oktober 2009 | 17:06 WIB
"Sahrawi Gandhi" Dapat Penghargaan Perdamaian New York

(Vibizdaily - Internasional) Aminatou Haidar, tokoh perlawanan damai di wilayah Sahara Barat di Afrika yang diperselisihkan, Rabu menerima penghargaan perdamaian internasional penting.

"Hadiah ini diberikan pada saya karena keberanian untuk mengikuti perjuangan tanpa-kekerasan yang telah saya tempuh sejak saya berusia 23 tahun," kata Haidar setelah menerima hadian itu di New York dari Yayasan Train bersama dengan cek senilai 50.000 dolar.

"Saya telah diancam dengan penangkapan pada kepulangan saya," tambah aktivis hak asasi manusia berusia 42 tahun yang tinggal dengan dua anaknya di Laayoune, kota penting di Sahara Barat itu.

Maroko mencaplok wilayah Afrika baratlaut kaya-fosfat itu setelah penarikan penguasa kolonial Spanyol pada 1975, yang menimbulkan perang gerilya sengit dengan Front Polisario. Perang gerilya itu berakhir dengan gencatan senjata yang diperantarai-PBB pada 1991.

Rabat telah mengusulkan otonomi pada wilayah itu, tapi membantah kadaulatannya merupakan fakta sejarah yang tak dapat dirundingkan. Polisario yang bermarkas di Aljazair minta referendum untuk memutuskan nasib sendiri, dengan kemerdekaan sebagai salah satu opsi.

Haidar, pembela penting hak-hak masyarakat Sahrawi, telah dipenjarakan selama beberapa bulan oleh pemerintah Maroko pada 2005.

Mendapat paspor Maroko pada 2006 berkat campurtangan Amnesti Internasional dan Deplu AS, ia terus memperoleh serangkaian penghargaan dan dicalonkan pada 2008 untuk mendapatkan hadiah Nobel perdamaian.

"Haidar adalah seorang pengkampanye yang berani untuk penentuan nasib sendiri bagi Sagara Barat dari pendudukannya oleh Maroko, dan juga terhadap `penghilangan` paksa dan penyiksaan tawanan yang tak bersalah," kata Yayasan Train.

"Secara tetap dirujuk sebagai `Sahrawi Gandhi`, Haidar adalah salah satu pembela hak asasi manusia paling menonjol di Sahara Barat," yayasan itu menambahkan.

Hadiah Keberanian Sipil itu, diberikan pada perseorangan yang telah menunjukkan perlawanan yang tabah terhadap musuh dengan risiko pribadi yang besar, telah dicalonkan sejak 2000.

Penerima sebelumnya termasuk aktivis HAM Myanmar Min Ko Naing, yang masih ditahan, dan mendiang wartawan investigatif Rusia Anna Politkovskaya.

Penghargaan itu merupakan gagasan John Train, penasehat investasi dan pengarang yang berkantor di New York.

(rs/RS/ant)

(Foto: ordoesitexplode.co)

Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy Lounge | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY