Rabu, 05 Agustus 2009 | 15:17 WIB
Film "Merah Putih" Digarap Ala Hollywood
Film bertema perang kemerdekaan dengan judul "Merah Putih" yang digarap ala film-film laga khas karya sineas Hollywood segera diputar di sejumlah gedung bioskop di Tanah Air mulai 13 Agustus mendatang.
"Film ini bagian pertama dari trilogi kisah kemerdekaan di Indonesia, yang bercerita tentang sekelompok gerilyawan revolusioner pada 1947 selama masa revolusi fisik," kata Rob Allyn, produser "Merah Putih" kepada wartawan di Jakarta, Senin.
Allyn yang dikenal sebagai penulis The New York Times itu juga menulis skenario "Merah Putih" bersama Connor Allyn.
Dalam pemutaran perdana yang disaksikan tak kurang dari 200 jurnalis cetak dan elektronik, "Merah Putih" dibuka dengan adegan sadis. Satu keluarga di desa dibantai oleh pasukan sekutu. Empat anggota keluarga itu jatuh bergelimpangan saling memeluk begitu serdadu bersenjata api laras panjang memberondongkan bedil.
Pembantaian itu disorot dengan memperlihatkan kepala dan punggung yang memuncratkan darah tertembus peluru lewat penembakan jarak dekat.
Allyn mengatakan, drama perang gerilya bergaya Hollywood itu diharapkan dapat mengingatkan pemuda masa kini tentang pengorbanan dan nasionalisme bapak bangsa Indonesia.
"Film ini bertujuan mendidik kaum muda, memperbaruhi semangat nasional dan meningkatkan citra Indonesia di mata dunia," kata Allyn.
Film yang disutradarai Yadi Sugandi itu menghadirkan bintang-bintang seperti Lukman Sardi, Darius Sinathrya, Donny Alamsyah, Zumi Zola, Rifnu Wikana, Astri Nurdin dan Rahayu Saraswati.
"Merah Putih" berlatar sejarah otentik tentang perjuangan Indonesia untuk kemerdekaan pada 1947 saat terjadi agresi militer Belanda pimpinan Van Mook yang menyerang jantung republik di Jawa Tengah.
Film ini juga berkisah tentang multikulturalisme saat pemuda asal Bali, Manado, Jawa bersatu melawan kolonialisme.
Direncanakan masih ada dua episode lagi yang akan menjadikan film bertema perang kemerdekaan ini menjadi film trilogi yang monumental, kata Jeremi Stewart, yang ikut mendanai film "Merah Putih".
(rs/RS/ant/foto: servimg)
|