Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Polhukam
BERITA POLHUKAM

Jumat, 30 Juli 2010 | 18:01 WIB
Jika Bertemu SBY, Indra Azwan akan Berkeluh Kesah

(Vibizdaily-Polhukam) Indra Azwan, pria yang mencari keadilan atas anaknya yang tewas akibat ditabrak polisi pada 1993 silam, berjalan kaki dari LBH Jakarta menuju Istana untuk menemui Presiden SBY. Azwan yang memulai aksinya dari Malang ini akan menagih Satgas Pemberantasan Mafia Hukum yang berjanji akan mengusut kasus kematian anaknya.

"Saya sudah sempat melaporkan masalah saya kepada anggota Komisi III DPR Azis Syamsuddin. Tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Mereka hanya bisa janji-janji saja," kata Azwan di LBH Jakarta, Jalan Mendut, Jakarta, Jumat (30/7/2010).

Azwan mengatakan, dirinya juga pernah lapor ke Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Waktu itu Satgas berjanji akan mempelajari kasus ini. "Saya juga pernah lapor ke Satgas Mafia Hukum, bertemu dengan salah satu stafnya, katanya akan dipelajari," ujarnya.

Tapi berbulan-bulan lamanya belum ada kabar juga tentang janji yang diberikan Satgas. Sampai beberapa minggu lalu, Azwan menghubungi lagi salah satu staf Satgas.

"Tapi jawabannya menyakitkan. Dia bilang itu bukan urusan kami. Itu tugas Deputi Hukum, katanya. Saya kecewa dia ngomong seperti itu," tutur Indra.

Oleh karena itu, lanjut Azwan, dia akan mencoba bertemu dengan Presiden SBY untuk menyampaikan masalah yang dia alami.

"Oleh karena itu hari ini saya mau bertemu langsung dengan Presiden untuk menyampaikan keluhan dan masalah yang saya alami," ujarnya.

Azwan rela berjalan kaki dari Malang untuk meraih simpati dan ingin bertemu Presiden SBY. Anaknya, Rifki Andika (7), tewas akibat kecelakaan yang melibatkan Kompol Joko Sumantri.

Namun, proses hukum atas kasus itu berjalan sangat lamban, sehingga tersangka baru disidangkan setelah 15 tahun kemudian alias pada 2008 lalu.

Di ujung keputusannya, hakim membebaskan Joko dari segala dakwaan. Alasan hakim, kasus tabrakan yang merenggut nyawa Rifki itu telah kadaluwarsa.

Sebelumnya Azwan juga sudah pernah melakukan aksi mogok makan di Monas pada 2009 lalu.

(ma/MA/dtc)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Indra Azwan Jalan Kaki Lagi dari LBH ke Istana
Indra Azwan, Pejalan Kaki dari Malang Itu Tiba di Jakarta

Komentar anda

arini
03 Agustus 2010 | 22:58
mana janji seblum rakyat memilih mu,mna janji mu utk mendengarkan dan membantu rakyat kecil yg mengalami kesulitan... kini rakyat kecil yg tertindas dan mengalami kesulitan satu p'satu telah berani b'suara namun tak p'nah di hiraukan...

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut…    
Menteri Persatuan Korea Selatan (Korsel)…    
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100…    
Nilai belanja ritel modern di tahun 2010…    
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok…    
Sementara kemarahan dunia sehubungan dengan…    
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan    
Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat…    
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al…    
Satu tempat ibadah kecil di Florida, Rabu,…    
Berita Populer
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok Pinggiran"
2010-09-09 11:45:00
Vatikan Kutuk Aksi Pembakaran Al Quran
2010-09-09 08:52:00
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100 T
2010-09-09 14:04:00
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan
2010-09-09 11:11:00
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al Quran
2010-09-09 10:30:00
Polisi Kashmir Tangkap Tokoh Separatis
2010-09-09 09:45:00
Iran Minta Bantuan PBB Soal Narkotika
2010-09-09 10:15:00
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut
2010-09-09 14:14:00
Pria Berseragam Militer Tewaskan 2 Tentara AS
2010-09-09 08:50:00
Sekjen PBB Sangat Terganggu Oleh Pembakaran Al Quran
2010-09-09 09:05:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.02MB