Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Polhukam
BERITA POLHUKAM

Rabu, 21 Juli 2010 | 22:27 WIB
Kronologi Perampokan di Bank Mega Syariah Cideng

(Vibizdaily-Polhukam) KGSM Zaidan (29) nekat merampok bank Mega Syariah Cabang Pembantu Cideng, Jakarta Pusat, seorang diri. Uang ratusan juta sempat digondol, sebelum akhirnya polisi meringkus Zaidan dengan menembak kedua kakinya. Berikut kronologi kejadian tersebut.

Diceritakan Direktur Bank Mega Syariah Ani Murdiati, kejadian perampokan tersebut berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB. Saat itu, listrik tengah padam karena terjadi ledakan di PLTGU Muara Karang.

Di tengah suasana bank yang sepi, seorang pria bermasker tiba-tiba masuk ke dalam bank. Petugas sempat curiga dengan masker tersebut, tapi Zaidan mengelak sambil mengatakan dia sedang sakit flu.

Awalnya Zaidan mengaku ingin bertemu dengan petugas customer service bank tersebut untuk menanyakan soal deposito. Namun, sebelum melakukan itu, dia pergi ke toilet terlebih dulu.

"Nah, setelah dari kamar mandi dia menodongkan pisau semacam belati gitu ke customer service dan minta ditunjukkan tempat penyimpanan uang. Nggak ada yang berani bereaksi karena petugas CS-nya disandera pakai pisau," jelas Ani, Rabu (21/7/2010).

Zaidan yang terlihat memakai jaket kulit hitam tersebut, kemudian membawa petugas customer service ke lantai dua--tempat penyimpanan uang. Tak lama, uang sekitar Rp 200 juta sudah terkumpul.

Rupanya di saat yang bersamaan ada sejumlah pegawai yang melapor ke polisi dari lantai dasar soal upaya perampokan ini. Tak butuh waktu lama petugas untuk datang ke bank tersebut.

"Pas dia turun bawa uang sudah ada intel di bawah dan sudah siap menangkapnya," tutur Ani.

Kapolsek Gambir Kompol Yossy Runtukahu menambahkan, Zaidan meninggalkan bank dengan berjalan kaki. Petugas yang sudah bersiaga di lokasi sempat memberikan tembakan peringatan, tapi tak digubris.

Dengan terpaksa, polisi pun menembak kaki Zaidan. Tembakan pertama sempat membuat pria asal Palembang tersebut terjatuh. Tapi dia mampu berjalan lagi dan berusaha kabur dari petugas.

"Masih mencoba kabur, kita lumpuhkan lagi di kaki kanan. Belum bisa juga. Sekali lagi di kaki kanan. Jadi sekali di kaki kiri dan dua kali di kaki kanan," ungkapnya.

Pelaku akhirnya ditangkap dan ditahan di Polsek Gambir. Kini, Zaidan mendapat perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati atas luka tembak yang dialaminya.

Berdasarkan keterangan Zaidan, dia butuh uang menebus istri dan anaknya yang disandera oleh seseorang. Penyanderanya tersebut meminta uang tebusan sebesar Rp 1 miliar kepada pria bertubuh tambun itu. Keterangan ini belum diyakini kebenarannya oleh polisi, namun terus didalami.

"Ditanya polisi dia bilang istri dan anaknya disandera sama Mr X, minta tebusan Rp 1 miliar," kata perwakilan Bank Mega, Hastono.

(ma/MA/dtc)

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Korea Selatan Awasi Ketat Transaksi Perbankan…    
Korea Selatan Rabu mengenakan sanksi penting…    
Khamenei: Iran Akan Siasati Sanksi Internasional…    
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei…    
Obama Peringati 11 September di Pentagon    
Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan…    
Jerman Jadi Negara Anti-Nuklir    
Jerman akan bergabung dengan kelompok baru…    
Dokter "Isap Puting" Untuk Diagnosa Penyakit…    
Satu pengadilan Finlandia dijadwalkan mendengarkan…    
Berita Populer
Dokter "Isap Puting" Untuk Diagnosa Penyakit
2010-09-08 14:36:00
SMART Kecewa Dengan Keputusan Burger King
2010-09-08 09:53:00
Tokoh Agama AS Kecam Pembakaran Al Quran
2010-09-08 11:15:00
Korea Selatan Awasi Ketat Transaksi Perbankan Iran
2010-09-08 15:59:00
Presiden Lula Umumkan Kontrak Jet Tempur Oktober
2010-09-08 11:11:00
20 Tewas Dalam Ledakan Bom di Pakistan
2010-09-08 10:17:00
Pemberontak Kurdi & Tentara Turki Baku Tembak
2010-09-08 08:54:00
SBY Curhat, Kritik Ibarat Obat
2010-09-08 09:27:00
AS Prihatin Terhadap Program Nuklir Iran
2010-09-08 10:12:00
"Insiden" Penembakan Tentara AS di Barak
2010-09-08 11:07:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.01MB