Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Polhukam
BERITA POLHUKAM

Jumat, 02 April 2010 | 15:09 WIB
Lambat Bertindak, Kejagung Belum Pantas Dapatkan Remunerasi

(Vibizdaily - Polhukam) Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai masih lambat dalam menangani dugaan adanya mafia hukum dalam kasus pajak Gayus Tambunan. Belum ada tindakan tegas di lingkungan internal. Oleh karena itu, Kejagung dianggap belum pantas mendapat remunerasi.

"Saat ini kan Kejaksaan sedang mengajukan reformasi birokrasi yang berujung pada remunerasi. Adanya kasua Gayus, semakin meyakinkan kalau mereka belum pantas untuk mendapatkan itu," kata peneliti ICW Febri Diansyah saat berbincang lewat telepon, Kamis (1/4/2010).

Febri menilai, banyak permasalahan internal di Kejagung yang diselesaikan dengan kurang maksimal. Sejak adanya kasus terpidana kasus suap Urip Tri Gunawan, lalu kasus narkoba oleh jaksa Esther hingga terakhir penananganan perkara Gayus Tambunan yang hanya dijerat dengan pasal penggelapan.

"Padahal sekarang Jampidsusnya mengaku bisa dijerat dengan pasal korupsi. Nggak pantes kalau jadi jaksa yang hanya bisa menilai itu pasal penggelapan saja," jelasnya.

Lulusan UGM ini juga meminta pandangan para pejabat tentang reformasi birokrasi tidak hanya sebatas pada kenaikan gaji. Perlu ada peningkatan kinerja dan tentu saja perbaikan moral di kalangan pejabat yang menjalankan program tersebut.

"Salah kaprah kalau reformasi birokrasi disamakan dengan kenaikan gaji. Pengalaman meyatakan, dengan adanya kasus Gayus ini, Depkeu masih kebobolan. Lalu ada hakim yang ditangkap KPK. Duit Rp 300 juta saja masih mau diterima," tutupnya.

Untuk diketahui, Polri hingga saat ini sudah menetapkan dua tersangka oknum kepolisian terkait penanganan kasus Gayus. Lalu, Brigjen Pol Raja Erizman dan Edmon Ilyas juga sudah berstatus terperiksa di Propam Polri. Status tersebut, kata mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji sama halnya dengan tersangka di perkara pidana.

Namun, di kalangan kejaksaan belum ada tindakan tegas terhadap para jaksa yang menangani kasus Gayus. Tim eksaminasi masih melakukan pemeriksaan saja terhadap 9 jaksa.

(as/AS/dtc)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Lambat Bertindak, Kejagung Belum Pantas Dapatkan Remunerasi
Lambat Bertindak, Kejagung Belum Pantas Dapatkan Remunerasi

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut…    
Menteri Persatuan Korea Selatan (Korsel)…    
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100…    
Nilai belanja ritel modern di tahun 2010…    
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok…    
Sementara kemarahan dunia sehubungan dengan…    
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan    
Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat…    
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al…    
Satu tempat ibadah kecil di Florida, Rabu,…    
Berita Populer
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok Pinggiran"
2010-09-09 11:45:00
Vatikan Kutuk Aksi Pembakaran Al Quran
2010-09-09 08:52:00
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100 T
2010-09-09 14:04:00
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan
2010-09-09 11:11:00
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al Quran
2010-09-09 10:30:00
Polisi Kashmir Tangkap Tokoh Separatis
2010-09-09 09:45:00
Iran Minta Bantuan PBB Soal Narkotika
2010-09-09 10:15:00
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut
2010-09-09 14:14:00
Pria Berseragam Militer Tewaskan 2 Tentara AS
2010-09-09 08:50:00
Sekjen PBB Sangat Terganggu Oleh Pembakaran Al Quran
2010-09-09 09:05:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.02MB