Kamis, 11 Maret 2010 | 13:30 WIB
Dulmatin Ngaku Kerja di Showroom, Sering Gonta-Ganti Motor
(Vibizdaily-Polhukam) Tetangga kontrakan Dulmatin di Pamulang punya ingatan tersendiri tentang gembong teroris yang tewas ditembak Densus 88. Dulmatin yang dikenal tetangganya sebagai Yahya Ibrahim itu sering gonta-ganti motor.
Ia mengaku bekerja di showroom motor dan mobil. Otak Bom Bali I ini sering gonta-ganti motor, termasuk memakai motor Thunder yang dipakai 2 pengawalnya untuk kabur saat digerebek Densus 88.
"Ngakunya sama saya, dia kerja di showroom jual beli motor dan mobil. Kalau ke sini, motornya juga gonta-ganti. Motor Thunder yang di TV pernah dipakai. Motor Vega R, Revo, sama motor King. Kadang juga pake mobil Avanza," kata tetangga Dulmatin, Wiwik Sulistiowati.
Hal ini disampaikan Wiwik di kediamannya di Gang Madrasah RT 01 RW 03, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (11/3/2010).
Wiwik mengaku percaya jika Dulmatin bekerja di Showroom motor. "Waktu dia bilang kerja di showroom, saya percaya karena sering gonta-ganti motor," ujar dia.
Menurut dia, Dulmatin menghuni kontrakan itu sejak 3 November 2009 hingga 3 Februari 2010. Ia tinggal bersama temannya, Rosi (lelaki). Kontrakan itu ada 9 rumah petak. Sewanya Rp 260 ribu per bulan. Dulmatin tinggal di kontrakan nomor 5. Sedangkan Wiwik di nomor 2.
"Yang sering bayar Pak Yahya (Dulmatin)," ujar Wiwik yang mengurusi pembayaran kontrakan ini.
Wiwik mengatakan, Dulmatin sempat pindah ke Jalan Salak, Pamulang.
"Pernah pindah ke daerah Pamulang di Jalan Salak. Tetapi saya tidak tahu dan November ke sini lagi," kata dia.
Dikatakan dia, Dulmatin sering menerima tamu. "Pak Yahya sering banget banyak tamu. Tamunya anak muda. Kalau datang bertamu ada sekitar 5 atau 6 orang," kata Wiwik.
(ma/MA/dtc)
|