Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Pengawasan ala \"Whistle Blower\" Dirjen Pajak Kasus Gayus, Kemenkeu Tetapkan 4 Tersangka Baru Hasil Audit Telat, Pertamina Undur Penerbitan Obligasi Konsumsi BBM Subsidi Meningkat, Pertamina Cairkan Stanby Load Sebagai Bagian PSO IHSG dan Rupiah Menguat Acuhkan Indeks Regional yang Dibuka Turun Pertamina Akan Turuti Keinginan Pemerintah Seputar Tabung Elpiji 3 Kg Serangan Kilat Gagalkan Pembajakan Pesawat di Rusia Euro Melewati 1,31 per Dollar Amerika Revisi UU 8 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Kecelakaan Kapal di Kongo Menewaskan 140 Orang
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Polhukam
BERITA POLHUKAM

Selasa, 09 Maret 2010 | 10:10 WIB
PD Nilai Calon Komisioner KPK Baru Rawan 'Titipan'

(Vibizdaily-Polhukam) Anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat mengkhawatirkan adanya pemborosan anggaran jika panitia seleksi komisioner KPK jadi dibentuk saat ini. Tidak hanya itu, pemilihan pimpinan KPK baru juga rawan orang 'titipan'.

"Itu benar, akan muncul pemborosan. Lalu juga ada partai-partai, kalau bisa harus orang yang bisa kita program, supaya bisa memenuhi kepentingan," kata anggota Komisi III DPR dari Partai Demokrat, Pieter Zulkifli, Senin (8/3/2010) malam.

Pieter enggan menyebutkan partai mana saja yang akan memanfaatkan pemilihan komisioner tersebut untuk memasukkan orang titipan. Termasuk apakah ada kaitannya dengan kasus tertentu.

Menurut Pieter, FPD akan terus melakukan kajian yuridis tentang perlu tidaknya pembentukan pansel tersebut. Namun, masalah ekonomis juga akan tetap menjadi pertimbangan utama.

"Ada kajian yang perlu secara ekonomis. Itu benar bagian dari proses dan harus dimengerti," lanjutnya.

Sejak awal, Demokrat menilai Tumpak adalah sosok yang paling ideal untuk memimpin KPK saat ini. Sebab, tidak banyak figur lain yang bisa mengayomi dan menjadi sosok senior dalam pemberantasan korupsi.

"Jadi kalau ada alasan penolakan perpu karena Pak Tumpak sudah terlalu tua atau karena isu agama, sungguh sangat tidak masuk akal dan rasional," tegasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR menolak penerbitan Perpu nomor 4 tahun 2009 tentang pengangkatan Pelaksana Tugas Pimpinan KPK tersebut. Tujuh fraksi sepakat menolak, sementara 2 fraksi lain, yakni Demokrat dan PKB, menerima.

Perpu yang menjadi dasar penunjukan langsung Plt pimpinan KPK ini diterbitkan Presiden SBY pada September 2009. Sesuai pasal 22 ayat 2 UUD 1945, setelah diterbitkan Perpu akan dimintai persetujuan DPR pada masa sidang berikutnya.

Dasar penerbitan Perpu adalah berkurangnya jumlah pimpinan KPK karena ada proses hukum. Saat itu, Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah dijadikan sebagai tersangka karena dituding terlibat kasus dugaan penerimaan suap.

(ma/MA/dtc)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Ketua Fraksi Demokrat Sudah Diputuskan SBY
Semua Pimpinan KPK Dipersenjatai Senpi
M Jasin Merasa Cukup dengan Gaji Pimpinan KPK Rp 40 Juta
Pistol Pimpinan KPK M Jasin Hilang
Bambang Widjojanto Optimis Lolos Seleksi Pimpinan KPK
Ketua DPRD DKI: Pembatasan Motor Masih Cara Konvensional
Busyro Pede Lolos, Jimly Pasrah
World Bank Beri US$ 600 Juta Untuk Bangun PLTA Kepada PLN
Tak Ikut Ujian Makalah, 11 Calon Pimpinan KPK Otomatis Gugur
11 Kandidat Tak Ikut Seleksi Makalah Calon Pimpinan KPK

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Dilema Tarif Parkir, Naik atau Tidak?    
Tarif Parkir di DKI Jakarta direncanakan…    
Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan…    
Jakarta sudah memiliki area Park and Ride.…    
Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Sepi Peminat…    
Hakim ad hoc pengadilan Tindak Pidana Korupsi…    
 
Berita Terbaru    
Pramono Siap Tanggung Ganti Rugi Pong Harjatmo…    
Sikap pihak keamanan DPR yang menuntut ganti…    
Polri Harusnya Lakukan Pembuktian Terbalik,…    
Daripada menantang Sekretaris Satgas Denny…    
Anggota FKB: Daripada Mencoret Lebih Baik…    
Memberi kritik kepada penguasa maupun wakil…    
Hakim Asnun Disidang di PN Jaktim karena…    
Mahkamah Agung (MA) menetapkan Pengadilan…    
Jika Bertemu SBY, Indra Azwan akan Berkeluh…    
Indra Azwan, pria yang mencari keadilan…    
Berita Populer
Mulai 2 Agustus ANTV Stop Siaran Infotainment
2010-07-30 04:30:00
Totti Masih Tak Percaya Raul Bisa Pergi Dari Madrid
2010-07-30 06:37:00
Juve Tumbangkan Shamrock Rovers 2 - 0
2010-07-30 07:20:00
BRI Terus Pacu Penyaluran Kredit
2010-07-30 13:24:00
Villarreall Pecundangi Spurs 4 - 1
2010-07-30 07:24:00
Ancelotti Jagokan Inter Sebagai Kandidat Terkuat Juara
2010-07-30 06:00:00
Liverpool Habisi FK Rabotnicki 2 - 0
2010-07-30 07:03:00
Vaksin Meningitis Halal Hingga Kini Belum Tersedia
2010-07-30 05:00:00
Juve Terpaksa Korbankan Diego atau Giovinco
2010-07-30 02:56:00
Hernandez Datang Langsung Diistimewakan Fergie
2010-07-30 12:00:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.05MB