Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan Italia Bertekad Hancurkan Estonia Mourinho Plin-Plan Tak Menolak Melatih Inter Lagi Guardiola Bakalan Makin Lama Bertahan di Barca
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Polhukam
BERITA POLHUKAM

Rabu, 11 November 2009 | 09:28 WIB
Tudingan Rekayasa Polri di Sekitar Kasus Antasari

(Vibizdaily - Polhukam) Setelah sempat di atas angin karena dukungan Komisi III DPR, Polri kembali terpojok lagi. Adalah Wiliardi Wizar yang di depan persidangan membongkar rekayasa 'karya' atasannya terhadap kasus Antasari Azhar.

”Oleh karena yang ngomong bintang dua, ya Kapolri-lah. Pimpinan saya, ya Kapolri-lah,” kata eks Kapolres Jaksel ini dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan kemarin, ketika ditanya siapa otak di balik rekayasa itu.

Sedari awal, orang-orang yang dituduh terlibat kasus ini komplain atas rekayasa bikinan penyidik Polri, antara lain:

1.? Daniel Daen Sabon, terdakwa eksekutor Direktur PT Putra Rajawali Banjaran (PRB) Nasrudin Zulkarnaen mengaku disiksa sebelum diperiksa polisi.? "Di hotel kaki saya diborgol. Lalu dibalik, kaki saya di atas kepala saya di bawah," ungkap Daniel. Besoknya dia langsung di-BAP.

2. Pada hakim, Daniel meminta BAP-nya dicabut. Dia juga mengaku diancam dibunuh, namun dia takut bilang siapa pengancamnya. "Saya minta BAP saya dicabut. Saya ditekan waktu diperiksa," kata Daniel.

3. BAP Wiliardi pada 22 Juli, 18 Mei dan 29 April, disuruh diperbarui atasannya pada 30 April karena BAP sebelumnya tidak kuat untuk menjerat Antasari Azhar. Wiliardi diiming-imingi takkan kena hukuman penjara, hanya sanksi indisipliner saja. BAP ini membuat Antasari ditahan karena dia adalah tersangka pertama yang menyebut keterlibatan Antasari.

Mabes Polri menyangkal tuduhan Wiliardi. "Pernyataan dia tidak untuk ditanggapi karena itu sidang. Boleh-boleh saja dia mengucapkan itu, karena yang jelas bukti yang sah sudah ada," kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Nanan Soekarna.

4. Antasari Azhar yang ditahan polisi pada 4 Mei 2009 lalu diminta polisi membuat testimoni adanya penyuapan Anggoro Widjojo pada pimpinan KPK dan melaporkannya pada polisi, setelah polisi menemukan rekaman pembicaraan Antasari dengan Anggoro di laptopnya yang disita polisi. Berbekal laporan Antasari inilah polisi lalu menetapkan Bibit dan Chandra sebagai tersangka.

Pengacara Antasari, Ari Yusuf Amir, menyatakan, kasus yang menjerat Antasari adalah pintu masuk untuk mengobok-obok KPK.

5. Ari Muladi yang mendapat kepercayaan Anggodo Widjojo, adik Anggoro, untuk menyuap pimpinan KPK, membuat BAP pada 15 Juli yang berisi aliran dana ke pimpinan KPK. Ari Muladi lalu mencabut BAP itu dan menyatakan bahwa dia tak pernah bertemu dengan Chandra dan Bibit. Uang suap itu diberikannya pada Yulianto untuk diteruskan pada pimpinan KPK, namun hingga kini sosok Yulianto masih misterius.

6. Ari Muladi diancam jadi tersangka jika mencabut BAP 15 Juli.

Polisi bersikeras memegang BAP 15 Juli dan berdasar itulah kasus Bibit dan Chandra disetor ke Kejaksaan.

Terhadap omongan Ari Muladi ini, Polri menyatakan bahwa Ari tak pernah mencabut BAP-nya namun menambahkannya dengan menyebut nama dan peran Yulianto. Polisi menyatakan bahwa dia telah menggunakan lie detector pada Ari dan terungkap keterangan pertama (15 Juli) adalah keterangan paling jujur.

(rs/RS/dtc)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Pasukan Keamanan Mesir Sita Senjata Di Sinai
Pria Bersenjata Tewaskan Empat Orang Sebelum Bunuh Diri Di Arizona
Pria Bersenjata Tembak 4 Orang di Arizona, AS
AS Setujui Penjualan Sistem Radar ke Taiwan
Pria Bersenjata Somalia Serang Hotel, 31 Tewas
Polisi Amankan 10 Kg Emas dari Perampokan Tebet
Gerilyawan Peru Rekrut Anak-Anak Untuk Perang
Komisi III DPR Pertanyakan Pengawasan Senjata TNI/Polri
Polisi Tak Gegabah Tembak Mati Perampok Bersenjata Karena Khawatir Langgar HAM
Perampokan Bersenjata Api Makin Marak, Polisi Harus Tingkatkan Patroli

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Ulama Libanon Ditangkap Terkait Mata-Mata…    
Seorang ulama Syiah Libanon yang terkenal…    
Baku Tembak Tewaskan 25 Anggota Geng Narkoba…    
Sedikitnya 25 orang yang diduga anggota…    
13 Kelompok Palestina Koordinasikan Serangan…    
Tigabelas kelompok bersenjata Palestina…    
Ledakan Kilang Teluk Meksiko Sebabkan Pencemaran…    
Ledakan di satu kilang minyak, Kamis, di…    
UMKM Sumbang 53% Dalam PDB 2009    
Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) merupakan…    
Berita Populer
Robinho Hadiah Terindah Buat Milan
2010-09-03 07:15:00
BUMI Targetkan Kurangi Utang US$ 1,6 M Akhir 2011
2010-09-03 11:01:00
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1
2010-09-03 05:45:00
MU Janji Bakalan Makin Menggila
2010-09-03 07:02:00
Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014
2010-09-03 07:34:00
Presiden Karzai Kecam Serangan Udara NATO
2010-09-03 09:45:00
Istana 5.000 Tahun Ditemukan di Turki
2010-09-03 10:30:00
Abbas dan Netanyahu Bicarakan Perdamaian
2010-09-03 11:15:00
Ketua Pansus: OJK Jangan Buat BI Pesimis
2010-09-03 09:48:00
Villa Terus Memburu Alan Curbishley
2010-09-03 06:58:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.06MB