Rabu, 14 Juli 2010 | 21:32 WIB
250 Pelanggan Membutuhkan Daya Sekitar 600 Megavolt Ampere
(Vibizdaily-Nasional) Perseroan Terbatas (PT) Perusahaan Listrik Negara Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang mengungkapkan saat ini terdapat 250 pelanggan besar dengan kebutuhan daya sekitar 600 megavolt ampere.
Manajer Niaga PLN Disjaya dan Tangerang Ultrisza Mednawarman di Jakarta, Rabu, mengatakan pihaknya menargetkan pemenuhan sebanyak 500 MVA pada tahun 2010.
"Sisanya, sebanyak 100 MVA yang diminta satu perusahaan baja, kami upayakan pada tahun depan," katanya.
Dikatakan, penyambungan 100 MVA tidak bisa dilakukan pada tahun 2010 dikarenakan perlu ada penambahan gardu tersendiri.
Pelanggan besar tersebut berasal dari bisnis dan industri dengan kapasitas daya minimal 200 kilovolt ampere.
Menurut Ultrisza, pelanggan besar masuk daftar tunggu dikarenakan keterbatasan "interbus transformer" (IBT).
Akibatnya, meski pasokan daya dari pembangkit cukup, lanjutnya, tidak bisa tersalurkan ke pelanggan.
"Saat ini, hanya ada 20 IBT dengan beban sudah 90-100 persen sehingga sudah tidak bisa ditambah daya lagi," katanya.
Kendati demikian, kata Ultrisza, bagi pelanggan kecil tidak terdapat daftar tunggu.
"Kalaupun menunggu, mungkin karena meterannya belum ada," ujarnya.
Saat ini, beban listrik puncak di Jakarta dan sekitarnya yang terjadi siang hari pukul 10.00-11.00 WIB tercatat mencapai 5.540 megawatt.
Tingkat beban puncak itu lebih tinggi dibandingkan akhir tahun 2009 yang baru mencapai 5.000 MW.
(ras/RAS/ant)
|