Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Internasional
BERITA INTERNASIONAL

Kamis, 08 Juli 2010 | 07:47 WIB
Tim Hak Asasi Manusia PBB Diprotes Sri Lanka

(Vibizdaily - Internasional) Para pemrotes Sri Lanka yang dipimpin seorang menteri kabinet berkumpul di luar kantor PBB di Kolombo, Rabu, sehari setelah mengepung gedung itu dan menyebabkan para staf terkurung selama beberapa jam.

PBB mengecam para pemrotes, yang mengatakan mereka berkampanye menentang satu tim PBB yang dibentuk untuk membuktikan tuduhan pelanggaran hak asasi manusia selama perang saudara di Sri Lanka yang berakhir tahun lalu.

Para pengunjuk rasa tidak memblokir jalan masuk kantor PBB, Rabu walaupun tidak jelas apakah para staf diperintahkan untuk tidak datang ke kantor pada hari itu.

"Kami akan tetap melakukan aksi sampai tim PBB itu dibatalkan. Kami ingin satu jawaban pada hari ini," kata Menteri Perumahan Wimal Weerawansa, yang memimpin protes itu.

Ia menyerukan rakyat Sri Lanka di luar negeri melancarkan protes-protes yang sama di luar kantor-kantor PBB di seluruh dunia.

Para karyawan PBB di Kolombo tertahan di dalam kantor selama tujuh jam, Selasa sampai polisi datang untuk mengizinkan mereka keluar di tengah-tengah aksi unjuk rasa yang gaduh itu.

Di New York, PBB mengatakan pihaknya "mengecam keras" protes itu.

"Walaupun menghormati hak warga untuk melakukan unjuk rasa damai, melarang akses ke kantor-kantor PBB menghambat pelaksanaan tugas penting," kata juru bicara PBB Farhan Haq dalam sebuah pernyataan.

Amerika Serikat mengatakan pihaknya juga menghormati hak-hak untuk memprotes tetapi pihaknya mendukung langkah Sekjen PBB Ban Ki-moon untuk membentuk tim itu.

Pemerintah Sri Lanka mengeluarkan sebuah pernyataan yang mendukung keinginan para pengunjuk rasa melanjutkan protes sampai PBB "meninjau kembali masalah tim itu".

Sri Lanka menolak bekerja sama dengan tim itu, yang dibentuk Ban bulan lalu untuk menangani "masalah-masalah pertanggungjawaban" selama perang antara pasukan pemerinth dan pemberontak separatis Macan Tamil.

Pihak oposisi utama pulau itu meminta pemerintah mengakhiri konfrontasi dengan PBB dan bekerjasama dalam penyelidikan itu.

Ban mengunjungi Sri Lanka setelah perang itu berakhir dan Kolombo sependapat dengan dia untuk menyelesaikan tuduhan tindakan-tindakan tentara yang berlebaahn dalam bulan-bulan terakhir perang itu.

Pemberontak Macan Tamil dikalahkan Mei 2009 setelah puluhan tahun konflik, dan PBB mengatakan paling tidak 7.000 warga sipil etnik Tamil tewas dalam empat bulan pertama tahun lalu.

Banyak diplomat menganggap tim yang dipimpin Marzuki Darussan, mantan Jaksa Agung Indonesia, sebagai perintis bagi penyelidikan kejahatan perang penuh.

(bns/BNS/ant)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Marzuki Darusman Pimpin Panel PBB Terkait Perang Sri Laka
PBB Bentuk Panel Kejahatan Perang Meski Sri Lanka Protes
Komisi HAM PBB Serukan Penyelidikan Atas Konflik Sri Lanka

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut…    
Menteri Persatuan Korea Selatan (Korsel)…    
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100…    
Nilai belanja ritel modern di tahun 2010…    
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok…    
Sementara kemarahan dunia sehubungan dengan…    
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan    
Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat…    
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al…    
Satu tempat ibadah kecil di Florida, Rabu,…    
Berita Populer
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok Pinggiran"
2010-09-09 11:45:00
Vatikan Kutuk Aksi Pembakaran Al Quran
2010-09-09 08:52:00
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100 T
2010-09-09 14:04:00
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan
2010-09-09 11:11:00
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al Quran
2010-09-09 10:30:00
Polisi Kashmir Tangkap Tokoh Separatis
2010-09-09 09:45:00
Iran Minta Bantuan PBB Soal Narkotika
2010-09-09 10:15:00
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut
2010-09-09 14:14:00
Pria Berseragam Militer Tewaskan 2 Tentara AS
2010-09-09 08:50:00
Sekjen PBB Sangat Terganggu Oleh Pembakaran Al Quran
2010-09-09 09:05:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.02MB