Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Internasional
BERITA INTERNASIONAL

Kamis, 01 Juli 2010 | 05:11 WIB
Mesir Melarang Aktivis Yordania Memasuki Gaza

(Vibizdaily-internasional) Sekelompok anggota Uni Perdagangan Yordania yang gagal untuk menembus blokade Jalur Gaza kembali pulang pada Selasa, setelah Mesir menolak memberikan ijin masuk kepada kelompok itu melalui perbatasan rafah.

"Kami memutuskan untuk kembali ke Yordania setelah Mesir menolak untuk memberi kami ijin," kata Ahmad Armuti, pimpinan delegasi dan presiden dari dewan uni perdagangan itu.

"Kami menghubungi pihak berwenang beberapa kali namun kami gagal mendapatkan alasan dibalik keputusan mereka," katanya.

Sebelumnya Alaa Borqan, yang bertanggung jawab pada hubungan publik di uni perdagangan itu, mengatakan bahwa 12 orang anggota kelompok itu termasuk para wartawan yang meninggalkan Rafah pada Sabtu.

Mereka tidak membawa apa-apa namun solidaritas bagi rakyat Gaza, katanya. Dia menambahkan bahwa uni itu telah mengirimkan surat kepada Perdana Menteri Mesir Ahmed Nazif, mendesak dia untuk mengijinkan delegasi itu masuk.

Borqan mengatakan Mesir memberikan ijin masuk bagi delegasi Lebanon pada Senin, "dan kami memiliki informasi bahwa kelompok dari Malaysia akan memasuki Jalur (Gaza) hari ini."

Namun, pihak berwenang Mesir beralasan bahwa penolakannya pada kelompok tersebut untuk memasuki Gaza berdasarkan fakta jika kelompok itu gagal memberikan pemberitahuan awal tentang kedatangannya.

"Masuknya delegasi dan bantuan tidak diijinkan tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan pihak berwenang Mesir," kata seorang petugas keamanan.

Petugas Keamanan "terkejut melihat delegasi Yordania tiba di perbatasan tanpa kesepakatan awal," tambah dia, mengkonfirmasi bahwa sebuah kelompok dari Lebanon telah memasuki Gaza setelah memperoleh lampu hijau dari Mesir.

Front Aksi Islamik Yordania, partai oposisi utama, mendesak Mesir dalam pernyataan onlinenya untuk "membantu semua yang ingin meringankan penderitaan rakyat Palestina di Gaza".

Kawasan Palestina yang memiliki rakyat berjumlah 1,5 juta orang itu berada di bawah cengkeraman blokade Israel setelah gerilyawan menahan seorang prajurit Israel dalam penyergapan lintas batas pada 2006.

Israel memperketat cengkeramannya setelah gerakan Islam Hamas mengambil alih kendali pada Jalur Gaza di tahun berikutnya.

Perbatasan Rafah di Gaza hanya dilalui oleh pelintas Israel.

Mesir, yang membangun sebuah penghalang baja bawah tanah untuk menghentikan penyelundupan barang dan senjata ke Gaza melalui jalur-jalur terowongan bawah tanah, telah menjaga sebagian besar Rafah tetap tertutup, dan hanya membukanya untuk sejumlah alasan kemanusiaan dalam dua hari setiap pekan.

Namun awal bulan ini Presiden Mesir Hosni Mubarak memerintahkan pembukaan perbatasan setelah sebuah penyergapan mematikan yang dilakukan Israel pada kapal bantuan kemanusiaan yang menuju Jalur Gaza.

(ras/RAS/ant)

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut…    
Menteri Persatuan Korea Selatan (Korsel)…    
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100…    
Nilai belanja ritel modern di tahun 2010…    
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok…    
Sementara kemarahan dunia sehubungan dengan…    
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan    
Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat…    
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al…    
Satu tempat ibadah kecil di Florida, Rabu,…    
Berita Populer
AS: Pelaku Pembakaran Al Quran "Kelompok Pinggiran"
2010-09-09 11:45:00
Vatikan Kutuk Aksi Pembakaran Al Quran
2010-09-09 08:52:00
Nilai Belanja Ritel Modern Capai Rp 100 T
2010-09-09 14:04:00
Pesawat Tanpa Awak Tewaskan 6 Gerilyawan
2010-09-09 11:11:00
Kelompok Pembangkang Akan tetap Bakar Al Quran
2010-09-09 10:30:00
Polisi Kashmir Tangkap Tokoh Separatis
2010-09-09 09:45:00
Iran Minta Bantuan PBB Soal Narkotika
2010-09-09 10:15:00
Korsel Ingatkan "Efek Domino" Nuklir Korut
2010-09-09 14:14:00
Pria Berseragam Militer Tewaskan 2 Tentara AS
2010-09-09 08:50:00
Sekjen PBB Sangat Terganggu Oleh Pembakaran Al Quran
2010-09-09 09:05:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.01MB