Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan Italia Bertekad Hancurkan Estonia Mourinho Plin-Plan Tak Menolak Melatih Inter Lagi Guardiola Bakalan Makin Lama Bertahan di Barca
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Internasional
BERITA INTERNASIONAL

Rabu, 03 Februari 2010 | 11:17 WIB
Pembicaraan Sahara Barat Dimulai Lagi 10-11 Februari

(Vibizdaily - Internasional) Maroko dan gerakan kemerdekaan Sahara Barat akan memulai lagi pembicaraan pekan depan untuk berupaya memperoleh kemajuan dalam perselisihan 35 tahun mengenai wilayah Afrika baratlaut itu, demikian PBB, Selasa.

Para perunding dari kedua musuh itu akan mengadakan pembicaraan tidak resmi yang diperantarai PBB pada 10-11 Februari di Westchester County di utara Kota New York, kata jurubicara PBB Farhan Haq. Ia tidak memberikan perincian lagi mengenai tempat itu.

Maroko mencaplok Sahara Barat pada 1975 dan sekarang menawarkan otonomi, tapi gerakan kemerdekaan Polisario, yang melancarkan perang gerilya hingga 1991, meminta referendum mengenai masa depan wilayah itu dengan kemerdekaan sebagai salah satu pilihan.

Sahara Barat, bekas jajahan Spanyol dengan ukuran sedikit lebih besar dari Inggris, memiliki hanya di bawah setengah juta orang tapi kaya akan pospat -- yang digunakan untuk pupuk -- dan, secara potensial, minyak dan gas lepas pantai.

Tidak ada negara yang mengakui pemerintahan Maroko di Sahara Barat, tapi AS, Prancis dan Spanyol memuji usul otonomi Maroko itu.

Beberapa diplomat Barat mengatakan perselisihan itu telah merintangi upaya untuk mengatasi aksi perlawanan yang terkait dengan al Qaida yang telah meluas ke selatan melalui padang pasir Sahara itu. Ketegangan antara Maroko dan Aljazair, yang mendukung Polisario, juga telah membatalkan upaya untuk membentuk pengelompokan gaya Uni Eropa di wilayah itu.

Maroko dan Polisario telah memulai serangkaian pembicaraan terakhir mereka tiga tahun lalu tapi empat putaran pembicaraan resmi benar-benar tidak mencapai kemajuan. Penengah PBB, bekas diplomat AS Christopher Ross, kemudian mengusulkan pembicaraan tidak resmi untuk meningkatkan atmosfir dan mengerjakan langkah-langkah membangun-kepercayaan.

Pada Agustus, tim-tim perunding yang lebih kecil bertemu di kota Duernstein di Austria, di barat Wina, dan setelah itu memuji sesi itu sebagai "terus-terang" dan "mendalam". Pembicaraan pekan depan akan meneruskan format tidak resmi itu.

Namun pada Desember ketegangan meningkat, ketika aktivis Polisario Aminatou Haidar melakukan mogok makan sebulan lamanya di bandara Spanyol setelah Rabat melarangnya kembali ke Sahara Barat kecuali ia menyatakan kesetiaan pada raja Maroko.

Maroko membiarkannya pulang setelah AS, Spanyol dan sejumlah negara lain campur-tangan.

Maroko, sementara itu, meneruskan rencana untuk memindahkan beberapa kekuasaan ke wilayahnya yang beberapa pengamat katakan terkait dengan usul otonominya untuk Sahara. Beberapa aktivis Polisario mengatakan rencana itu merupakan tabir untuk memperketat kendalinya atas wilayah tersebut.

PBB mengatakan tujuan pembicaraan pekan depan adalah untuk mempersiapkan dasar bagi putaran pembicaraan resmi lain.

Kantor Polisario di New York menyatakan timnya akan sama seperti pada pembicaraan di Austria, dipimpin oleh Mahfoud Ali Beiba, ketua perleman Polisario di pengasingan. Menlu Maroko Taieb Fassi Fihri memimpin tim negaranya di Duernstein, Austria.

(rs/RS/ant)

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
10 Kapal Ikuti Latihan Perang Korsel-AS    
Sekitar 10 kapal perang atau kapal selam…    
Ulama Libanon Ditangkap Terkait Mata-Mata…    
Seorang ulama Syiah Libanon yang terkenal…    
Baku Tembak Tewaskan 25 Anggota Geng Narkoba…    
Sedikitnya 25 orang yang diduga anggota…    
13 Kelompok Palestina Koordinasikan Serangan…    
Tigabelas kelompok bersenjata Palestina…    
Ledakan Kilang Teluk Meksiko Sebabkan Pencemaran…    
Ledakan di satu kilang minyak, Kamis, di…    
Berita Populer
Robinho Hadiah Terindah Buat Milan
2010-09-03 07:15:00
BUMI Targetkan Kurangi Utang US$ 1,6 M Akhir 2011
2010-09-03 11:01:00
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1
2010-09-03 05:45:00
MU Janji Bakalan Makin Menggila
2010-09-03 07:02:00
Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014
2010-09-03 07:34:00
Presiden Karzai Kecam Serangan Udara NATO
2010-09-03 09:45:00
Istana 5.000 Tahun Ditemukan di Turki
2010-09-03 10:30:00
Ketua Pansus: OJK Jangan Buat BI Pesimis
2010-09-03 09:48:00
Abbas dan Netanyahu Bicarakan Perdamaian
2010-09-03 11:15:00
Villa Terus Memburu Alan Curbishley
2010-09-03 06:58:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2MB