Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Editorial
BERITA EDITORIAL

Jumat, 06 Agustus 2010 | 15:56 WIB
Kedisiplinan Pengendara Masih Kurang

(Vibizdaily - Editorial) Ribuan pengendara mobil dan sepeda motor yang terjaring dalam Operasi Patuh Jaya dan operasi sterilisasi busway , menjalani sidang tilang serentak di pengadilan negeri lima wilayah Jakarta, Jumat (6/8/2010). Di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan ada sekitar 6000 orang, sementara di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat ada sekitar 8000 orang. Belum lagi di PN Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Operasi sterilisasi busway yang digelar di empat koridor yaitu Koridor I (Blok M-Kota), Koridor III (Kalideres-Harmoni), Koridor V (Kp.Mlayu-Ancol), dan Koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas) juga menuai banyak tindakan tilang. Pada hari Selasa (3/8/2010) saja sudah 1.653 pengendara kena tilang.

Apa indikasi dari banyaknya pengendara yang ditilang hingga mencapai ribuan?

Hal ini menandakan bahwa banyaknya pelanggaran yang terjadi, yang artinya semakin banyaknya jumlah kendaraan di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Semakin bertambah volume kendaraan baik mobil maupun motor, sementara jalan yang dilalui hanya sebesar itu-itu saja, bahkan beberapa jalan sekarang dikurangi oleh jalur busway.

Dengan pelanggaran di jalur busway yang jumlahnya juga ribuan menandakan banyaknya pengendara berupaya menghindari kemacetan dengan memasuki jalur busway yang terlihat kosong melompong.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memang tidak main-main dengan program sterilisasi busway dari kendaraan liar ini, sebab sterilisasi ini juga dilakukan oleh tim gabungan. Tim gabungan ini terdiri dari aparat Kepolisian, Garnisun, Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan.

"Tugas dari Kepolisian menindak masyarakat sipil dan aparat yang melanggar lalu lintas di jalan busway. Garnisun menindak TNI, Satpol PP menindak pedagang kaki lima," ungkap Udar Pristono, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Pada Selasa (3/8/2010) sebanyak 1.653 pengendara mobil dan motor kena tilang saat operasi sterilisasi jalur Trans Jakarta. 828 SIM dan 831 STNK disita. Dari jumlah tersebut 134 Pengendara mobil dan 1.519 pengendara motor itu ditilang di koridor I, III, V, VI dan VII Trans Jakarta.

"Mereka umumnya menerobos jalur di III, VI dan VII," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Boy Rafli Amar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/8/2010).

Jika diamati lagi, maka banyak pelanggaran juga karena menerobos lampu merah, artinya ketidaksabaran dan etika antri masih perlu ditingkatkan bagi warga Jakarta.

Hal inilah yang perlu menjadi perhatian semua pihak. Bagaimana meningkatkan kesadaran dan kedisplinan berlalu lintas? Jika ditilang ribuan orang pada hari ini, apakah hari besok pengendara jera untuk tidak melakukan lagi? Belum tentu.

Bahkan ketidakdisiplinan pengendara bisa menjadi sumber kemacetan. Contohynya, jika kendaraan memaksakan untuk maju terus sementara lampu sudah berganti dari hijau ke merah, maka kendaraan yang harusnya berjalan karena lampu lalu lintasnya hijau menjadi terhambat. Dan itu bisa semakin menumpuk dengan adanya kendaraan-kendaraan lain yang harusnya berjalan tetapi terhalang kemacetan kendaraan lainnya.

Perlunya sosialisasi terus menerus yang dilakukan, mulai dari sekolah, kampus, kantor, tingkat kelurahan/daerah, di acara-acara umum seperti pentas musik dan hiburan lainnya, di media massa, di media promosi sepanjang jalan dan lainnya. Disamping itu sosialisasi sanksi karena pelanggaran lalu lintas juga perlu disampaikan, sehingga ada rasa takut dari pengendara , yang diharapkan tidak lagi melakukan pelanggaran lalu lintas.

(as/AS/vbd)

(foto : antara)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Jangan Sampai Gelombang Panas Melanda Indonesia
Teorisme Datang Lagi?
Kedisiplinan Pengendara Masih Kurang
Susahnya Memberantas Korupsi
Berkenalan Dengan Redenominasi
Rumah Aspirasi atau Rumah Pribadi?
Sepakbola Indonesia, Antara Prestasi dan Emosi
Terima Kasih Pong, Semoga Aksimu Menyadarkan Wakil Rakyat
Dilema Tarif Parkir, Naik atau Tidak?
Potong Gaji Bagi Anggota DPR Yang Suka Bolos

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Testing Schedule    
Testing schedule    
Perempuan Lepaskan Tembakan, 4 Tewas di…    
Sebanyak empat orang tewas dan satu orang…    
Sekjen Ban Peringatkan Iran soal Nuklir…    
Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)…    
Kepala Intelijen Mesir Temui Pimpinan Hamas…    
Kepala intelijen Mesir Omar Suleiman telah…    
Tentara AS Bunuh Warga Afganistan Demi Olahraga…    
Sekelompok tentara Amerika Serikat menghadapi…    
Berita Populer
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.25MB