Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Pabrik Sandal Swallow di Jl. Kamal Dilalap Api Kebakaran Pasar Senen Lalap 80 Tenda Kaki Lima Menteri Ekonomi dan Teknologi Jerman Kunjungi Paviliun Indonesia Eropa Minta Larangan Perdagangan Tuna Sirip Biru Herman Sarens Kemungkinan Absen Sidang Lagi OECD Geser Bahama Dalam Daftar Tax Haven Pendiri Teh Botol Sosro Meninggal Dunia Usai Kebakaran, Lalu Lintas Sekitar Pasar Senen Macet Pasukan Khusus TNI/Polri Gelar Latgab Antiteror di Jakarta Proyek Senen Kebakaran
SEARCH FOR      vibizdaily.com
BERITA BUDAYA

Senin, 27 Oktober 2008 | 09:15 WIB
Seniman Teater Noh Jepang Pertahankan Tradisi

?

Pakar Seni Teater Noh di Jepang Reijiro Tsumura, di Jakarta, Rabu, mengungkapkan para seniman teater Noh di Jepang berusaha mempertahankan pakem yang menjadi gaya dan ciri khas teater tradisi itu.

"Teater Noh banyak mengalami perubahan tapi soal gaya tentu masih berusaha mengikuti tradisi, tapi untuk kreativitas baru biasanya para seniman tradisi itu berkolaborasi dengan seniman-seniman teater modern," kata Tsumura.

Tsumura yang berada di Jakarta untuk sebuah pementasan teater Noh kontemporer ini mengatakan para seniman teater Noh di Jepang kini aktif terlibat kolaborasi dengan seniman teater modern. Seni tradisi yang bercampur dengan seni modern menjadi sebuah pertunjukan teater Noh modern yang menarik dan unik karena banyak perbedaan di antara keduanya.

Teater Noh adalah kesenian tradisional Jepang yang diciptakan oleh Bapak dan anak, Kan`ami dan Zeami pada abad ke-14. Dalam cara pemeranan dan pementasan terdapat pakem-pakem yang harus diikuti.

Selama 600 tahun kesenian tradisi Jepang ini terus dilestarikan dengan mendapat berbagai perubahan. Akan tetapi pada prinsipnya tetap mewarisi gaya asli terdahulu.

Kini Teater Noh sebagai drama tradisional tetap sering dipentaskan baik di Jepang maupun di berbagai negara di dunia. Noh juga mendapat pengakuan dari UNESCO untuk kategori "intangible cultural heritage" atau warisan budaya tak terbentuk.

"Teater Noh dan teater modern sangat banyak perbedaannya, masing-masing punya gaya tersendiri dan memadukan keduanya secara bersama di atas pentas juga bukan tanpa kendala," tambah pria kelahiran 1942 ini.

Sutradara dan penulis naskah drama, Mitsuya Mori mengatakan kendala yang dihadapi dalam mementaskan teater Noh kontemporer adalah perbedaan tempo dan cara bertuturnya.

"Tempo dalam teater Noh itu sangat lambat sedangkan teater modern temponya lebih cepat dan dinamis sehingga kalau digabungkan akan lebih sulit," katanya.

Mori menjelaskan terkait pakem dan gaya antara Noh dan modern juga sangat berbeda. Teater modern tidak terikat pada pakem tertentu, gaya tutur dan geraknya lebih bebas sementara pada teater Noh percakapan lebih sedikit dan caranya dilagukan dengan lambat, kata-kata yang diucapkan sangat positif, dan selalu ada musik pengiring.

Kolaborasi

Kedatangan Mitsuya dan Mori ke Indonesia adalah untuk pementasan kelompok teater "Theatre Office Natori" yang akan tampil dalam Pentas Kolaborasi Teater Noh Kontemporer di Jakarta, Solo, dan Bali. Acara ini berlangsung dalam rangka memperingati 50 Tahun Hubungan Persahabatan Indonesia-Jepang.

"Kami datang membawakan pementasan Teater Noh Kontemporer ini khusus untuk merayakan hubungan persahabatan Jepang dan Indonesia, sekaligus memenuhi undangan Institut Seni Indonesia di Surakarta untuk berkolaborasi karena seperti kita ketahui Teater Noh memiliki beberapa persamaan dengan tarian Jawa Klasik," ujar Pemimpin Produksi Pertunjukan, Toshiyuki Natori.

Ia mengungkapkan pementasan berjudul "Ketika Kita yang Telah Mati Bangkit" ini merupakan karya terakhir Henrik Ibsen Seri Nomor 9, penulis drama dari Norwegia.

Karya ini menampilkan berbagai benturan antara kekuatan-kekuatan lama dengan kekuatan baru. Sebuah karya yang sangat cocok untuk mewakili kolaborasi antara teater tradisional dengan teater kontemporer.

Sisi tradisi dalam drama ini akan dimainkan oleh aktor Noh, sedangkan sisi modern akan dimainkan oleh aktor teater kontemporer.

(ANT)

Foto : Antaraphoto

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Istri Boediono Kembalikan Gratifikasi 40…    
Istri Wakil Presiden (Wapres) Boediono,…    
Sri Mulyani dan Boikot DPR    
Tidak ada yang berubah dari Sri Mulyani,…    
Presiden Menawarkan Keuntungan Besar Bagi…    
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengundang…    
 
Berita Terbaru    
15 Pegawai Diduga Terjebak di Dalam Pabrik…    
Api yang membakar pabrik sandal karet merek…    
Pengajian Warga Tak Pernah Undang Ustadz…    
Ketua RT 001/04, Cibubur, Ciracas, Jakarta…    
Gempa 4 SR Sentak Bantul    
Gempa berskala 4 SR menyentak sebagian warga…    
4 Anak Dulmatin Nyantri di Ulul Albab    
Pihak Pesantren Ulul Albab, Sukoharjo, membenarkan…    
4 Jam, Api Masih Terus Berkobar di Pabrik…    
Empat jam sudah berlalu, namun api yang…    
Berita Populer
  URING apaan ya ?? aduh malah bingung…
  oh.. mksdnya tulisan "claused"…
  maksudnya...?? saya bingung mo…
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy Lounge | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY