Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan Italia Bertekad Hancurkan Estonia Mourinho Plin-Plan Tak Menolak Melatih Inter Lagi Guardiola Bakalan Makin Lama Bertahan di Barca
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Budaya
BERITA BUDAYA

Senin, 27 Oktober 2008 | 09:15 WIB
Seniman Teater Noh Jepang Pertahankan Tradisi

?

Pakar Seni Teater Noh di Jepang Reijiro Tsumura, di Jakarta, Rabu, mengungkapkan para seniman teater Noh di Jepang berusaha mempertahankan pakem yang menjadi gaya dan ciri khas teater tradisi itu.

"Teater Noh banyak mengalami perubahan tapi soal gaya tentu masih berusaha mengikuti tradisi, tapi untuk kreativitas baru biasanya para seniman tradisi itu berkolaborasi dengan seniman-seniman teater modern," kata Tsumura.

Tsumura yang berada di Jakarta untuk sebuah pementasan teater Noh kontemporer ini mengatakan para seniman teater Noh di Jepang kini aktif terlibat kolaborasi dengan seniman teater modern. Seni tradisi yang bercampur dengan seni modern menjadi sebuah pertunjukan teater Noh modern yang menarik dan unik karena banyak perbedaan di antara keduanya.

Teater Noh adalah kesenian tradisional Jepang yang diciptakan oleh Bapak dan anak, Kan`ami dan Zeami pada abad ke-14. Dalam cara pemeranan dan pementasan terdapat pakem-pakem yang harus diikuti.

Selama 600 tahun kesenian tradisi Jepang ini terus dilestarikan dengan mendapat berbagai perubahan. Akan tetapi pada prinsipnya tetap mewarisi gaya asli terdahulu.

Kini Teater Noh sebagai drama tradisional tetap sering dipentaskan baik di Jepang maupun di berbagai negara di dunia. Noh juga mendapat pengakuan dari UNESCO untuk kategori "intangible cultural heritage" atau warisan budaya tak terbentuk.

"Teater Noh dan teater modern sangat banyak perbedaannya, masing-masing punya gaya tersendiri dan memadukan keduanya secara bersama di atas pentas juga bukan tanpa kendala," tambah pria kelahiran 1942 ini.

Sutradara dan penulis naskah drama, Mitsuya Mori mengatakan kendala yang dihadapi dalam mementaskan teater Noh kontemporer adalah perbedaan tempo dan cara bertuturnya.

"Tempo dalam teater Noh itu sangat lambat sedangkan teater modern temponya lebih cepat dan dinamis sehingga kalau digabungkan akan lebih sulit," katanya.

Mori menjelaskan terkait pakem dan gaya antara Noh dan modern juga sangat berbeda. Teater modern tidak terikat pada pakem tertentu, gaya tutur dan geraknya lebih bebas sementara pada teater Noh percakapan lebih sedikit dan caranya dilagukan dengan lambat, kata-kata yang diucapkan sangat positif, dan selalu ada musik pengiring.

Kolaborasi

Kedatangan Mitsuya dan Mori ke Indonesia adalah untuk pementasan kelompok teater "Theatre Office Natori" yang akan tampil dalam Pentas Kolaborasi Teater Noh Kontemporer di Jakarta, Solo, dan Bali. Acara ini berlangsung dalam rangka memperingati 50 Tahun Hubungan Persahabatan Indonesia-Jepang.

"Kami datang membawakan pementasan Teater Noh Kontemporer ini khusus untuk merayakan hubungan persahabatan Jepang dan Indonesia, sekaligus memenuhi undangan Institut Seni Indonesia di Surakarta untuk berkolaborasi karena seperti kita ketahui Teater Noh memiliki beberapa persamaan dengan tarian Jawa Klasik," ujar Pemimpin Produksi Pertunjukan, Toshiyuki Natori.

Ia mengungkapkan pementasan berjudul "Ketika Kita yang Telah Mati Bangkit" ini merupakan karya terakhir Henrik Ibsen Seri Nomor 9, penulis drama dari Norwegia.

Karya ini menampilkan berbagai benturan antara kekuatan-kekuatan lama dengan kekuatan baru. Sebuah karya yang sangat cocok untuk mewakili kolaborasi antara teater tradisional dengan teater kontemporer.

Sisi tradisi dalam drama ini akan dimainkan oleh aktor Noh, sedangkan sisi modern akan dimainkan oleh aktor teater kontemporer.

(ANT)

Foto : Antaraphoto

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
10 Kapal Ikuti Latihan Perang Korsel-AS    
Sekitar 10 kapal perang atau kapal selam…    
Ulama Libanon Ditangkap Terkait Mata-Mata…    
Seorang ulama Syiah Libanon yang terkenal…    
Baku Tembak Tewaskan 25 Anggota Geng Narkoba…    
Sedikitnya 25 orang yang diduga anggota…    
13 Kelompok Palestina Koordinasikan Serangan…    
Tigabelas kelompok bersenjata Palestina…    
Ledakan Kilang Teluk Meksiko Sebabkan Pencemaran…    
Ledakan di satu kilang minyak, Kamis, di…    
Berita Populer
Robinho Hadiah Terindah Buat Milan
2010-09-03 07:15:00
BUMI Targetkan Kurangi Utang US$ 1,6 M Akhir 2011
2010-09-03 11:01:00
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1
2010-09-03 05:45:00
MU Janji Bakalan Makin Menggila
2010-09-03 07:02:00
Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014
2010-09-03 07:34:00
Presiden Karzai Kecam Serangan Udara NATO
2010-09-03 09:45:00
Istana 5.000 Tahun Ditemukan di Turki
2010-09-03 10:30:00
Ketua Pansus: OJK Jangan Buat BI Pesimis
2010-09-03 09:48:00
Abbas dan Netanyahu Bicarakan Perdamaian
2010-09-03 11:15:00
Villa Terus Memburu Alan Curbishley
2010-09-03 06:58:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.01MB