Rabu, 28 Juli 2010 | 17:10 WIB
Bank Mutiara Berhasil Menekan NPL di Posisi 5%
(Vibizdaily-Bisnis), PT Bank Mutiara Tbk (sebelumnya Bank Century) berhasil menekan tingkat rasio kredit bermasalah (NPL) di posisi 5%. Dengan ini Bank Mutiara selangkah lagi keluar dari pengawasan intensif Bank Indonesia (BI).
"Kondisi Bank Mutiara semakin sehat, NPL berhasil ditekan ke posisi 5%. Dengan ini kita harapkan sesuai assessment BI bisa keluar dari pengawasan intensif," ujar Direktur Utama Bank Mutiara, Maryono dalam diskusi mengenai kinerja semester I-2010 di kawasan Plasa Senayan, Jakarta, Rabu (28/07/2010).
Posisi NPL, lanjut Maryono, menurun drastis jika dibandingkan dengan semester I-2009 yang mencapai 7,3%. "Apalagi jika dibandingkan dengan Desember 2008 yang sebesar 10,5%," ungkapnya.
Menurut Maryono, NPL berhasil ditekan melalui upaya restrukturisasi kredit bermasalah antara lain restrukturisasi, rescheduling, reconditioning, dan percepatan pelunasan kredit.
"Dari hasil restrukturisasi sampai semester I-2010 kita berhasil mengumpulkan Rp 412 miliar dari target tahun ini Rp 1,1 triliun," paparnya.
Lebih lanjut Maryono mengatakan, Bank Mutiara mempunyai outstanding kredit bermasalah sebesar Rp 6,5 triliun. Bank Mutiara pada semester I-2010 telah mengucurkan kredit sebesar Rp 5,6 triliun. "Angka tersebut meningkat 28,52% jika dibandingkan dengan Juni 2009 yang hanya sebesar Rp 4,63 triliun," jelasnya.
Sampai akhir tahun 2010, sambung Maryono kredit bisa tumbuh mencapai 7,5 triliun atau sebesat 52%. "Kita optimistis akan target tersebut akan tercapai," katanya.
(mds/MDS/dtc)
|