Selasa, 01 Juni 2010 | 16:07 WIB
Kena Bea Keluar, Ekspor Kakao RI Rontok 63,7%
(Vibizdaily - Bisnis) Pengenaan kebijakan bea keluar (BK) terhadap ekspor biji kakao per 1 April 2010 telah berimbas melorotnya ekspor biji kakao Indonesia. Pada bulan April dibandingkan bulan Maret 2010 kinerja ekspor biji kakao anjlok 63,79%.
"April memang ada penurunan karena kebijakan baru, tapi dibulan Mei akan naik lagi, tidak perlu dikhawatirkan," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat ditemui di kantornya, Jalan Ridwan Rais, Jakarta (1/6/2010).
Data Kementerian Perdagangan menunjukan angka ekspor biji kakao di bulan Maret 2010 masih menembus US$ 148,03 juta sedangkan pada bulan April 2010 hanya sebesar US$ 53,6 juta atau turun 63,79%.
Meski mengalami penurunan tajam di bulan April 2010, namun jika dibandingkan dengan kinerja ekspor selama Januari-April 2010 dibandingkan periode yang sama pada tahun 2009, ekspor kakao masih naik 34,65%, yaitu naik dari US$ 338,08 juta menjadi US$ 455,24 juta.
"Walaupun turun di April, tapi secara komulatif masih naik," tambah Plh Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag Muchtar di tempat yang sama.
(bns/BNS/dtc)
|