Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Murray Dipermalukan Wawrinka Nadal Terlalu Tangguh Bagi Simon Clijsters Menggulung Ivanovic Kurang Dari Satu Jam Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Bisnis
BERITA BISNIS

Selasa, 23 Maret 2010 | 16:15 WIB
Kenaikan Cukai Dorong Naiknya Produk Minol Ilegal

(Vibizdaily - Bisnis) Grup Industri Minuman Malt Indonesia (GIMMI) menilai keputusan pemerintah menaikkan cukai minuman beralkohol (minol) justru berdampak negatif dan mendorong semakin banyaknya produk ilegal beredar di pasar dalam negeri.

"Industri melihat kebijakan itu akan berdampak negatif. Dengan kebijakan sekarang saja `black marketnya` sudah 80 persen dari pasarnya," kata Juru Bicara GIMMI Ipung Nimpuno di Jakarta, Selasa.

Ipung mencontohkan harga minuman beralkohol yang resmi bisa mencapai Rp400.000 per botol namun di pasar gelap hanyanya bisa Rp250.000 saja.

Menurut dia, pengenaan cukai yang naik hingga 300 persen akan mendorong kenaikan harga minuman beralkohol di dalam negeri sekitar 20-40 persen dalam 3-4 bulan kedepan. Hal itu akan semakin mendorong masuknya produk ilegal karena perbedaan margin yang semakin besar.

Selama ini, GIMMI yang memiliki pangsa pasar 24 persen di dalam negeri telah menyumbang 84 persen dari total penerimaan pajak atas minuman beralkohol. Nilai pajak yang disetorkan GIMMI mencapai Rp4 triliun per tahun.

Ia memperkirakan kenaikan tarif cukai itu akan menambah biaya bagi anggotanya hingga Rp800 miliar.

"Kita akan pertimbangkan untuk mengurangi investasi dan melakukan perampingan organisasi untuk mengurangi beban biaya akibat kebijakan itu," ujarnya.

Penjualan minuman beralkohol di Indonesia selain dikenakan tarif cukai, juga dibebani Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Untuk minuman beralkohol yang diimpor selain PPnBM dan cukai, juga dibebani bea masuk impor.

GIMMI yang beranggotakan empat produsen bir lokal bermerek Bir Bintang, Anker Bir, Balihai dan Guinness itu mengusulkan agar pengenaan PPnBM diberlakukan berdasarkan volume sehingga kontrol atas penjualan produk yang diawasi peredarannya itu bisa efektif.

Sebelumnya, pemerintah mengindikasikan akan menghapus PPnBM bagi beberapa produk termasuk minuman beralkohol. PPnBM selama ini menerapkan sistem ad valorem yang menghitung pajak berdasarkan nilai produknya.

"Itu memicu terjadinya `underpricing` karena nilai produknya tergantung deklarasi produsen sehingga pajak yang diterima pemerintah tidak maksimal," tuturnya.

(bns/BNS/ant)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Pemerintah Memperkirakan Penerimaan Bea Cukai Semester II Turun
Menkeu: Target Pajak-Bea Cukai Rp743 Triliun
Bea Cukai Tangkap Kapal Bermuatan Pakaian Bekas
Setoran Bea Cukai Rp 43,441 Triliun
Setoran Bea Cukai Sudah Capai Rp 41,462 Triliun
Tergenang Rob, Kantor Bea Cukai Jateng-DIY Pasang Tenda Darurat
Kantor Bea Cukai Jateng-DIY Masih Terendam Rob
Pajak dan Bea Cukai Harus Audit Bersama Perusahaan Sawit dan Migas
Penerimaan Bea Cukai Capai Rp 33,7 Triliun Hingga 25 Mei
Bea Cukai Tangkap Kapal Bermuatan 2000 Ballpress Pakaian Bekas

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Testing Schedule    
Testing schedule    
Perempuan Lepaskan Tembakan, 4 Tewas di…    
Sebanyak empat orang tewas dan satu orang…    
Sekjen Ban Peringatkan Iran soal Nuklir…    
Sekjen Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB)…    
Kepala Intelijen Mesir Temui Pimpinan Hamas…    
Kepala intelijen Mesir Omar Suleiman telah…    
Tentara AS Bunuh Warga Afganistan Demi Olahraga…    
Sekelompok tentara Amerika Serikat menghadapi…    
Berita Populer
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2MB