Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Pengawasan ala \"Whistle Blower\" Dirjen Pajak Kasus Gayus, Kemenkeu Tetapkan 4 Tersangka Baru Hasil Audit Telat, Pertamina Undur Penerbitan Obligasi Konsumsi BBM Subsidi Meningkat, Pertamina Cairkan Stanby Load Sebagai Bagian PSO IHSG dan Rupiah Menguat Acuhkan Indeks Regional yang Dibuka Turun Pertamina Akan Turuti Keinginan Pemerintah Seputar Tabung Elpiji 3 Kg Serangan Kilat Gagalkan Pembajakan Pesawat di Rusia Euro Melewati 1,31 per Dollar Amerika Revisi UU 8 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Kecelakaan Kapal di Kongo Menewaskan 140 Orang
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Bisnis
BERITA BISNIS

Senin, 01 Maret 2010 | 14:10 WIB
Kemen-KUKM Segera Perkuat Industri Kakao Nasional

(Vibizdaily - Bisnis) Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKUKM) menyatakan akan segera memperkuat industri kakao nasional.

"Kakao Indonesia merupakan komoditas kakao terbaik ketiga dunia setelah Ghana dan Pantai Gading," kata Deputi Bidang Pengembangan dan Restrukturisasi Usaha Kemen-KUKM, Chairul Djamhari, di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengajukan anggaran secara khusus dalam APBN-P 2010 salah satunya untuk merevitalisasi industri kakao nasional.

Selama ini, kata Chairul, harga kakao Indonesia selalu anjlok di pasaran dan hanya mampu menempati posisi ketiga dunia padahal dari segi tampilan fisik dan kualitas produk tidak kalah dengan dua kompetitor yakni Ghana dan Pantai Gading.

"Setelah ditelusuri ternyata produk kakao kita kalah di pasaran internasional karena tidak terlebih dahulu melalui proses fermentasi," katanya.

Proses fermentasi untuk kakao diperlukan agar produk menjadi lebih awet disimpan dan lebih unggul dalam pemrosesan lanjutan.

Chairul menambahkan, untuk memfermentasi kakao ternyata tidak diperlukan proses yang rumit.

"Kita sudah mempelajari tentang fermentasi kakao dan ternyata tidak ada yang sulit sama sekali. Selama ini pelaku usaha kakao kita belum tahu tentang hal itu," katanya.

Oleh karena itu, pihaknya akan mendampingi dan memperkuat industri komoditas tersebut dengan berbagai cara termasuk memetakan sentra produksi terbesar yang selama ini tersebar di enam provinsi di antaranya Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Nangroe Aceh Darussalam.

Pihaknya akan melakukan pendampingan dan perkuatan terhadap sentra-sentra kakao terbesar di antaranya melalui program capacity building para pelaku industri kakao.

"Selama ini pengusaha kakao tidak mungkin menjalankan usahanya secara individual, tetapi pasti menggunakan wadah seperti sentra, koperasi, ataupun kelompok produksi," katanya.

Pihaknya juga akan memberikan fasilitas pendukung produksi dari mulai peralatan hingga bantuan perkuatan modal.

"Kami akan membuka akses kepada mereka dalam hal pendanaan, melalui skim yang sudah ada misalnya KUR atau LPDB-KUMKM (Lembaga Pengelola Dana Bergulir-KUMKM)," kata Chairul.

Ia menambahkan, kakao merupakan salah satu komoditas strategis yang harus mulai dikembangkan agar mampu bersaing langsung di pasar internasional terutama dalam era perdagangan bebas ASEAN-China.

Kakao menempati posisi strategis di samping produk UKM andalan yang akan bersaing langsung dengan produk asal China di antaranya furniture, tekstil, dan garmen.

(bns/BNS/ant)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Kena Bea Keluar, Ekspor Kakao RI Rontok 63,7%
Potensi Penyimpangan Dana Gernas Kakao Sektor Rehabilitasi
Kakao Indonesia Perlu Diberi Nilai Tambah
Perkebunan Baru Kakao Lampung Selatan Makin Terbatas
Produktivitas Kakao Sulsel Masih Rendah
Perkebunan Kakao Di Babel Menjanjikan
Banten Perluas 500 Hektare Kakao Tahun 2011
Kembangkan Industri Kakao, MS Hidayat Tak Mau Seperti VOC
2 Pabrik Pengolahan Kakao Siap Investasi
Menperin Imbau Pedagang Kakao Bangun Pabrik

Komentar anda

risna
27 April 2010 | 11:43
saya ingin menanyakan fermentasi kakao. apakah stelah dfermentasi dijamin harga lebih layak dibanding jika tidak dfermentasi ?? dan kemana harus dijual bila sudah dfermentasi tlg referensinya. ditunggu balasannya sebagai bahan untuk info ke petani kakao. tx

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Dilema Tarif Parkir, Naik atau Tidak?    
Tarif Parkir di DKI Jakarta direncanakan…    
Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan…    
Jakarta sudah memiliki area Park and Ride.…    
Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Sepi Peminat…    
Hakim ad hoc pengadilan Tindak Pidana Korupsi…    
 
Berita Terbaru    
Pramono Siap Tanggung Ganti Rugi Pong Harjatmo…    
Sikap pihak keamanan DPR yang menuntut ganti…    
Polri Harusnya Lakukan Pembuktian Terbalik,…    
Daripada menantang Sekretaris Satgas Denny…    
Anggota FKB: Daripada Mencoret Lebih Baik…    
Memberi kritik kepada penguasa maupun wakil…    
Hakim Asnun Disidang di PN Jaktim karena…    
Mahkamah Agung (MA) menetapkan Pengadilan…    
Jika Bertemu SBY, Indra Azwan akan Berkeluh…    
Indra Azwan, pria yang mencari keadilan…    
Berita Populer
Mulai 2 Agustus ANTV Stop Siaran Infotainment
2010-07-30 04:30:00
Totti Masih Tak Percaya Raul Bisa Pergi Dari Madrid
2010-07-30 06:37:00
Juve Tumbangkan Shamrock Rovers 2 - 0
2010-07-30 07:20:00
BRI Terus Pacu Penyaluran Kredit
2010-07-30 13:24:00
Villarreall Pecundangi Spurs 4 - 1
2010-07-30 07:24:00
Ancelotti Jagokan Inter Sebagai Kandidat Terkuat Juara
2010-07-30 06:00:00
Liverpool Habisi FK Rabotnicki 2 - 0
2010-07-30 07:03:00
Vaksin Meningitis Halal Hingga Kini Belum Tersedia
2010-07-30 05:00:00
Juve Terpaksa Korbankan Diego atau Giovinco
2010-07-30 02:56:00
Hernandez Datang Langsung Diistimewakan Fergie
2010-07-30 12:00:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.06MB