Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Api Berkobar di Gedung Kapindo, 10 Mobil Damkar Dikerahkan JK Nilai Koalisi SBY dalam Posisi Dilematis SBY Akan Pidato di Parlemen Australia Anggota Komisi IX DPR Dukung Sweeping Sekolah Bertaraf Internasional Marzuki: PD Siap Kerjasama dengan PDIP JK: Barter Kasus Hukum dengan Kasus Century Susah Dilakukan Jualan Sukuk, Pemerintah Serap Rp 999 Miliar Sekretaris FPPP Akui Ada Rencana Kocok Ulang Pimpinan Fraksi DPR Siap Boikot Rapat Pembahasan RAPBN-P 2010 Andi Arief: Pernyataan ICW Bisa Lemahkan Upaya Penegakan Hukum
SEARCH FOR      vibizdaily.com
BERITA BISNIS

Selasa, 09 Februari 2010 | 08:30 WIB
IHSG Masih Dalam Tekanan

(Vibizdaily-Bisnis) Indeks Harga Saham Gabungan kemarin ditutup melemah dan meluncur menjauhi level 2.500. IHSG tercatat mengalami penurunan terburuk dibandingkan bursa Asia lainnya.
?
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), IHSG akhirnya ditutup melemah 43,404 poin (1,72%) ke level 2.475,572. Indeks LQ 45 juga melemah 9,417 poin (1,93%) ke level 479,165.

Sentimen negatif kembali menghinggapi pasar saham pada perdagangan Selasa (9/2/2010) ini. Rontoknya bursa-bursa utama dunia kembali akan menekan IHSG ke teritori negatif. Namun hadirnya emiten baru, PT Pembangunan Perumahan (PP) diharapkan bisa membawa sedikit angin segar.

Saham-saham AS turun tajam pada Senin waktu setempat, di tengah berlanjutnya kekhawatiran mengenai masalah utang di zona euro, mengirim Dow Jones industrial ditutup di bawah 10.000 untuk pertama kalinya sejak November.

Blue-chip Dow Jones Industrial Average merosot 103,84 poin (1,04 persen) menjadi berakhir pada 9.908,39, karena aksi jual menguat pada jam-jam terakhir.

Indeks komposit saham teknologi Nasdaq menyusut 15,07 poin (0,70 persen) menjadi 2.126,05 dan indeks pasar luas Standard & Poor`s 500 kehilangan 9,45 poin (0,89 persen) menjadi 1.056,74.

Pasar global rapuh karena para investor bergulat dengan kekhawatiran bahwa utang negara Yunani, Spanyol dan Portugal mungkin tidak dapat untuk menstabilkan keuangan publik mereka, setelah menghabiskan dana besar-besaran untuk memerangi resesi.

Analis mengatakan bahwa masalah di zona euro meningkatkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi global, sekalipun jika krisis utang segera dihindari.

"Dengan asumsi krisis utang negara ditangguhkan melalui pinjaman dan intervensi di luar, seperti yang seharusnya, pertanyaannya kemudian menjadi apakah pemulihan dunia maju," ujar ekonom Donald Ratajczak di Morgan Keegan.

"Beberapa keyakinan tersandung di Eropa bahkan sebelum krisis utang negara ini mengangkat sejumlah kekhawatiran."

Pasar dibuka kembali Senin setelah empat kali berturut-turut mengalami penurunan mingguan untuk Wall Street dan sesi volatile pada Kamis dan Jumat yang melihat indeks blue-chip Dow turun di bawah 10.000 poin sebelum rebound setiap hari.

Beberapa analis menunjuk ke sebuah tanda pergeseran di tengah sentimen jatuh dari pemulihan tertinggi yang tercapai pada Januari.

"Keseluruhan suasana telah berubah tajam. Perekonomian belum berubah, tapi koreksi kaku tidak cepat mengubah suasana hati dan biasanya cukup banyak waktu diperlukan untuk memperbaiki kerusakan teknis," kata Al Goldman dari Wells Fargo Advisors.

"Perubahan besar adalah bahwa sebagian besar harga saham turun dan ketakutan meningkat ... Ada sedikit tanda-tanda koreksi sudah selesai, jadi kami menyarankan investor untuk tidak mengejar kekuatan tapi melakukan pembelian selektif dalam aksi jual tajam."

Bursa Tokyo juga kembali dibuka melemah setelah kemarin untuk pertama kalinya ditutup di bawah level 10.000. Indeks Nikkei-225 pada perdagangan Selasa dibuka melemah 72,92 poin (0,73%) ke level 9.878,90.

Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
?
eTrading Securities:
?
Indeks hari ini berpotensi meguat dengan kisaran pada 2,472 – 2,550, didukung penguatan indeks regional dan Eropa. Pada perdagangan kemarin, indeks mengalami penurunan 43 poin (-1.72%) ke level 2,475, dipicu foreign sell asing yang mencapai Rp 2,2 Triliun. Investor dapat mencermati saham ASII, BMRI, BBRI dan BUMI.
?
Panin Sekuritas:
?

IHSG tertekan cukup dalam sebelum akhirnya bergerak menguat menjelang penutupan. Anjloknya indeks didorong oleh wacana reshuffle kabinet yang tengah hangat dibicarakan saat ini. Akan tetapi, reboundnya bursa eropa berhasil meredam turunnya indeks. Kami perkirakan hari ini meski masih dibayangi oleh pergerakan bursa regional, akan tetapi mulai terlihat kesempatan untuk melakukan buy on weakness terhadap saham bluechip yang turun tajam dalam beberapa hari terakhir. Kisaran support-resistance 2.400-2.500.
?
Optima Sekuritas:

?
Indeks tertekan hebat hingga level 2.431 (-3.3%) sebelum akhirnya di tutup di level 2.475 sehingga hanya melemah 1.7%. Di samping faktor regional, saham blue-chip seperti TLKM dan ASII menjadi pendorong jatuhnya IHSG karena mempunyai bobot yang cukup besar. Psikologis investor yang panic selling juga memperparah kejatuhan indeks ketika melihat investor asing yang terus melakukan net sell Rp 1,4 triliun. Aksi tersebut perlu di waspadai mengingat rupiah juga melemah terhadap US dollar. Meskipun bursa terkoreksi hebat selama tiga hari beruntun namun peluang untuk tehnikal rebound cukup terbuka jika regional mendukung. Selanjutnya level pergerakan harian ada di 2.400-2.510.

(ma/Ma/vbd)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

RI Diragukan Sanggup Ikuti Integrasi Pasar ASEAN
Saham Eropa Umumnya Dibuka Naik
Perdagangan Indonesia ke China Masih Surplus
Pejabat Prancis: Dana Eropa Gagasan Bagus
Laba Latinusa Anjlok 42,24%
Saham AS Berakhir Bervariasi Setelah Naik Tajam
Saham Tokyo Turun Setelah Wall Street Bervariasi
Laju IHSG Mulai Melambat
50 Pengungsi Korut Di Kedutaan Korsel Beijing
Skandal Century Pengaruhi Transaksi Saham

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Ketua BK, Gayus Lumbuun Diganjar Mosi Tidak…    
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR dari FPDIP…    
Sri Mulyani: Kalau DPR Boikot, Mereka yang…    
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengharapkan…    
YI Pernah Minta Dicarikan Rumah Kontrakan…    
Yahya Ibrahim (YI) korban tewas dalam penggerebekan…    
 
Berita Terbaru    
Tetangga Pernah Lihat Dulmaltin Pakai Jubah…    
Dulmatin, teroris yang tewas dalam penggerebekan…    
Agung: Sumber Masalah TKI di Luar Negeri…    
Pangkal masalah yang melanda TKI justru…    
Azyumardi Azra Usul Koreksi UU, Thamrin…    
Juducial review UU Penyalahgunaan/ Penodaan…    
Dulmatin, Umar Patek & Zulkarnaen Keluar…    
Presiden SBY telah menyatakan salah satu…    
Polri: Teroris Ditembak Mati Karena Khawatir…    
Densus 88 menembak mati 3 tersangka teroris…    
Berita Populer
3 Malam Sebelum Penggerebekan Densus 88 Nyamar Jadi Pemulung
2010-03-10 09:25:00
Sri Mulyani Menjadi Presiden Tahun 2014 ?
2010-03-10 11:30:00
Sri Mulyani: Kalau DPR Boikot, Mereka yang Rugi
2010-03-10 09:50:00
Ketua BK, Gayus Lumbuun Diganjar Mosi Tidak Percaya
2010-03-10 11:20:00
Liga Champion - Arsenal Hajar Porto 5-0
2010-03-10 07:48:00
Orang-Orang Bersenjata Bunuh Pemimpin Senior Somalia
2010-03-10 05:41:00
Wall Street 'Rayakan' Setahun Kejatuhan di Teritori Positif
2010-03-10 08:12:00
AS Ragukan Kredibilitas Pemilu Myanmar
2010-03-10 07:58:00
Pertandingan PSS Sleman Vs Persibo Bojonegoro Ditunda
2010-03-10 09:27:00
Liga Champion - Meski Kalah, Bayern Lolos
2010-03-10 07:55:00
  memang setiap apa yg kita alami…
  artikel yang banyak membuka wawasan…
  harga baru brp?? cari dimana???…
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy Lounge | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY