Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014 Button Super Pede Mampu Pertahankan Mahkotanya Robinho Hadiah Terindah Buat Milan Villa Terus Memburu Alan Curbishley Liverpool Pesismis Bisa Juarai Liga Inggris Revolusi Perancis di Tangan Blanc Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan Italia Bertekad Hancurkan Estonia Mourinho Plin-Plan Tak Menolak Melatih Inter Lagi Guardiola Bakalan Makin Lama Bertahan di Barca
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Bisnis
BERITA BISNIS

Jumat, 29 Januari 2010 | 10:10 WIB
INDEF: AC-FTA Perburuk Kualitas Ekonomi

(Vibizdaily-Bisnis)

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef) M. Ikhsan Modjo mengatakan, pemberlakuan perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN dengan China (ACFTA) semakin memperburuk kualitas pertumbuhan ekonomi meski pertumbuhan ekonomi agregat akan meningkat.



"Ya kualitas pertumbuhan turun, unemployment (pengangguran) akan naik dan ketimpangan meningkat," katanya saat ditanya dampak ACFTA terhadap Indonesia seusai acara economic outlook 2010 di Jakarta, Kamis.



Ia mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2010 akan lebih baik dibandingkan 2009. Indef memperkirakan pertumbuhan ekonomi mencpai 5,3 persen, lebih tinggi dibandingkan 2009 yang diproyeksikan sebesar 4,5 persen.



Pemberlakuan ACFTA saat ini, menurut dia, akan membuat sumbangan sektor perdagangan terhadap pertumbuhan ekonomi meningkat pesat sementara sumbangan sektor industri terutama manufaktur turun drastis, bahkan sektor tersebut terpukul berat.



"Ini adalah pengaplikasian apa yang dinamakan deindustrialisasi. Ada sembilan sub sektor industri yang terpukul hebat. Sayangnya industri yang terpukul hebat ini adalah industri padat karya," katanya.



Menurut perhitungannya, rata-rata sub sektor industri tersebut akan mengalami kehilangan utilisasi sebesar 10-30 persen.



Ia menambahkan, industri yang terpukul hebat diantaranya industri mainan, sepatu, dan kimia.



Untuk industri mainan, menurut dia, produk china akan menguasai pasar hingga 90 persen dari sebelumnya yang sebesar 50 persen.



"China hampir menguasai sepenuhnya pangsa pasar industri ini, dan sekitar 97 ribu orang akan kehilangan pekerjaan," katanya.



Sedangkan sepatu, dari 50 persen menjadi 60 persen penguasaan pangsa pasarnya. Hal ini, menurut dia, akan mengakibatkan sekitar 500 ribu orang dari industri akan terkena PHK.



Sedangkan industri lampu, menurut dia, kapasitas utilisasinya akan berkurang dari 20 persen menjadi 15 persen.



"Kita perkirakan semuanya mencapai sekitar satu juta orang kehilangan lapangan pekerjaan," katanya.



Namun demikian, menurut dia, akan tumbuh lapangan pekerjaan di sektor informal terutama di perdagangan. Namun demikian serapan sektor informal tersebut diperkirakan akan menurunkan derajat pendapatannya.



"Meski mungkin tidak miskin menurut ukuran BPS yaitu Rp200 ribu per orang per bulan," katanya.

(ma/MA/ant)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

UMKM Sumbang 53% Dalam PDB 2009
Pemulihan Ekonomi Yunani Lebih Cepat
Korut & China Tingkatkan Hubungan Militer
Medis China Rawat 1.450 Korban Banjir Pakistan
Tim Medis China Rawat 1.400 Pasien Korban Banjir Pakistan
Badai Tropis Bawa Hujan Lebat Ke Taiwan, China
Menkeu: Pertumbuhan Ekonomi 6,3% Tahun 2011 Wajar
Perwakilan EU di China Bahas Isu Terkini
Pemerintah Prioritaskan 5 Proyek PPP
Data Ekonomi Buruk, Bursa Amerika Merosot

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Pemain Perancis Wajib Nyanyikan Lagu Kebangsaan…    
Itulah keputusan dari pelatih baru Prancis,…    
Israel vs Malta 3 - 1    
Benayoun langsung membuka kemenangan bagi…    
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1    
'Permainan timnas masih sangat jauh dari…    
 
Berita Terbaru    
Ulama Libanon Ditangkap Terkait Mata-Mata…    
Seorang ulama Syiah Libanon yang terkenal…    
Baku Tembak Tewaskan 25 Anggota Geng Narkoba…    
Sedikitnya 25 orang yang diduga anggota…    
13 Kelompok Palestina Koordinasikan Serangan…    
Tigabelas kelompok bersenjata Palestina…    
Ledakan Kilang Teluk Meksiko Sebabkan Pencemaran…    
Ledakan di satu kilang minyak, Kamis, di…    
UMKM Sumbang 53% Dalam PDB 2009    
Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) merupakan…    
Berita Populer
Robinho Hadiah Terindah Buat Milan
2010-09-03 07:15:00
BUMI Targetkan Kurangi Utang US$ 1,6 M Akhir 2011
2010-09-03 11:01:00
Timnas Indonesia Bungkam Persita 4 - 1
2010-09-03 05:45:00
MU Janji Bakalan Makin Menggila
2010-09-03 07:02:00
Zanetti Beriman Membela Argentina di PD 2014
2010-09-03 07:34:00
Presiden Karzai Kecam Serangan Udara NATO
2010-09-03 09:45:00
Istana 5.000 Tahun Ditemukan di Turki
2010-09-03 10:30:00
Abbas dan Netanyahu Bicarakan Perdamaian
2010-09-03 11:15:00
Ketua Pansus: OJK Jangan Buat BI Pesimis
2010-09-03 09:48:00
Villa Terus Memburu Alan Curbishley
2010-09-03 06:58:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match | Bola Dunia
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.06MB