Kamis, 17 Desember 2009 | 17:02 WIB
Rupiah Senggol 9.500/US$
(Vibizdaily-Bisnis) Nilai tukar rupiah menutup perdagangan sebelum libur panjang di level 9.500 per dolar AS. BI diduga masuk ke pasar untuk menahan laju pelemahan rupiah lebih lanjut.
Pada perdagangan Kamis (17/12/2009), rupiah ditutup melemah ke level 9.500 per dolar AS dibandingkan penutupan kemarin di level 9.490 per dolar AS.
Di pasar Asia, dolar AS bergerak menguat atas euro setelah Bank Sentral AS (The Fed) memperbaiki outlook perekonomian AS. Euro juga melemah oleh sentimen penurunan peringkat Yunani.
Euro tercatat melemah ke 1,4370 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4533 dolar. Euro juga melemah atas yen ke 129,73 yen, dibandingkan sebelumnya di 130,49 yen. Dolar AS juga menguat atas yen ke 90,71 yen, dibandingkan sebelumnya di 89,77 yen.
Para pialang menilai, pasar melihat tumbuhnya kemungkinan Fed akan menaikkan suku bunganya 25 basis poin pada awal tahun depan. Namun sebagian lagi masih melakukan penilaian yang lebih hati-hati.
"Kami masih bertahan dengan proyeksi kami bahwa Fed tidak akan mulai menaikkan suku bunga hingga akhir 2010," ujar John Kyriakopoulos, analis dari NAB Capital seperti dikutip dari AFP.
Terhadap mata uang Asia, dolar juga menguat atas dolar Singapura ke 1,3971, won Korsel di 1.177,85 dan peso Filipina di 46,46.
(ras/RAS/dtc)
|