Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Pengawasan ala \"Whistle Blower\" Dirjen Pajak Kasus Gayus, Kemenkeu Tetapkan 4 Tersangka Baru Hasil Audit Telat, Pertamina Undur Penerbitan Obligasi Konsumsi BBM Subsidi Meningkat, Pertamina Cairkan Stanby Load Sebagai Bagian PSO IHSG dan Rupiah Menguat Acuhkan Indeks Regional yang Dibuka Turun Pertamina Akan Turuti Keinginan Pemerintah Seputar Tabung Elpiji 3 Kg Serangan Kilat Gagalkan Pembajakan Pesawat di Rusia Euro Melewati 1,31 per Dollar Amerika Revisi UU 8 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Kecelakaan Kapal di Kongo Menewaskan 140 Orang
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Polhukam
BERITA POLHUKAM

Jumat, 12 Maret 2010 | 21:25 WIB
Kasus APBD Lampung dan Asian Agri Berujung Kebuntuan

(Vibizdaily-Polhukam)Bolak-balik perkara dari kepolisian ke kejaksaan sudah bukan barang baru. Mulai dari kasus korupsi APBD Lampung sampai kasus pengemplangan pajak Asian Agri. Semua berujung dengan kebuntuan.

Pada kasus korupsi APBD Lampung, kejaksaan akhirnya menghentikan skandal yang merugikan negara Rp 32 miliar. Sementara untuk cerita pajak Asian Agri Rp 1,4 triliun, belum satupun 21 berkas tuntutan terpenuhi.

"Kesimpulannya, tidak cukup bukti untuk dilimpahkan ke kejaksaan. Ya kita hentikan perkaranya. Jadi bukan sudah dilimpahkan ke pengadilan (P21). Polisi sudah mengatakan optimal tetapi tidak cukup bukti," kata Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) Kejagung Kamal Sofyan di kantornya, Jl Hasanudin, Jakarta Selatan, Jumat (12/3/2010).

Kasus APBD Lampung melibatkan Aman Susilo dan Simon Susilo, dua adik ratu lobi Artalyta Suryani (Ayin). Kasus itu bermula pada 2002 saat PT Bumi Rejo memenangkan tender pembangunan jalan di Lampung senilai Rp 82,5 miliar. Bumi Rejo lalu bekerja sama dengan PT Sonokeling Buana yang diwakili Simon Susilo. Tetapi, terjadi penggelapan yang menyebabkan hangusnya dana senilai Rp 32,5 miliar.

Kasus ini ditangani Polda Lampung. Tetapi saat berkas diserahkan kepada jaksa, jaksa menolak dengan alasan berkas belum mencukupi. Berkas pun mondar-mandir dari kepolisian dan kejaksaan hingga 5 kali. Hingga akhirnya polisi menyerah dengan menyatakan telah optimal.

"Kita sudah mintakan berapa kali, sejak surat yang terakhir Februari 2010, Ini sudah masuk Maret. Sudah terlalu lama, dan sudah terlalu banyak surat yang masuk untuk kasus yang sama," papar Kamal.

Masalah yang sama terjadi pada kasus pengemplangan pajak Asian Agri senilai Rp 1.4 triliun. Hingga saat ini, kejaksaan masih menolak membawa kasus itu ke pengadilan dengan alasan serupa, 21 berkas pengemplangan pajak belum lengkap.

"Kami memeriksa kelengkapan formalitas, materiil mengenai substansi dari unsur-unsur yang disangkakan. Hampir semuanya, 21 berkas, masih belum memenuhi," timpal Arif, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus itu pada kesempatan serupa.

Alhasil, kasus yang berawal tahun 2005 tersebut masih menggantung tanpa kepastian. Akankah kasus ini akan kembali distop kejaksaan? Kita tunggu keberanian Korps Adhyaksa ini.

(ras/RAS/dtc)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Kasus APBD Lampung dan Asian Agri Berujung Kebuntuan

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Dilema Tarif Parkir, Naik atau Tidak?    
Tarif Parkir di DKI Jakarta direncanakan…    
Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan…    
Jakarta sudah memiliki area Park and Ride.…    
Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Sepi Peminat…    
Hakim ad hoc pengadilan Tindak Pidana Korupsi…    
 
Berita Terbaru    
Pramono Siap Tanggung Ganti Rugi Pong Harjatmo…    
Sikap pihak keamanan DPR yang menuntut ganti…    
Polri Harusnya Lakukan Pembuktian Terbalik,…    
Daripada menantang Sekretaris Satgas Denny…    
Anggota FKB: Daripada Mencoret Lebih Baik…    
Memberi kritik kepada penguasa maupun wakil…    
Hakim Asnun Disidang di PN Jaktim karena…    
Mahkamah Agung (MA) menetapkan Pengadilan…    
Jika Bertemu SBY, Indra Azwan akan Berkeluh…    
Indra Azwan, pria yang mencari keadilan…    
Berita Populer
Mulai 2 Agustus ANTV Stop Siaran Infotainment
2010-07-30 04:30:00
Totti Masih Tak Percaya Raul Bisa Pergi Dari Madrid
2010-07-30 06:37:00
Juve Tumbangkan Shamrock Rovers 2 - 0
2010-07-30 07:20:00
BRI Terus Pacu Penyaluran Kredit
2010-07-30 13:24:00
Villarreall Pecundangi Spurs 4 - 1
2010-07-30 07:24:00
Ancelotti Jagokan Inter Sebagai Kandidat Terkuat Juara
2010-07-30 06:00:00
Liverpool Habisi FK Rabotnicki 2 - 0
2010-07-30 07:03:00
Vaksin Meningitis Halal Hingga Kini Belum Tersedia
2010-07-30 05:00:00
Juve Terpaksa Korbankan Diego atau Giovinco
2010-07-30 02:56:00
Hernandez Datang Langsung Diistimewakan Fergie
2010-07-30 12:00:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.01MB