Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Api Berkobar di Gedung Kapindo, 10 Mobil Damkar Dikerahkan JK Nilai Koalisi SBY dalam Posisi Dilematis SBY Akan Pidato di Parlemen Australia Anggota Komisi IX DPR Dukung Sweeping Sekolah Bertaraf Internasional Marzuki: PD Siap Kerjasama dengan PDIP JK: Barter Kasus Hukum dengan Kasus Century Susah Dilakukan Jualan Sukuk, Pemerintah Serap Rp 999 Miliar Sekretaris FPPP Akui Ada Rencana Kocok Ulang Pimpinan Fraksi DPR Siap Boikot Rapat Pembahasan RAPBN-P 2010 Andi Arief: Pernyataan ICW Bisa Lemahkan Upaya Penegakan Hukum
SEARCH FOR      vibizdaily.com
BERITA INTERNASIONAL

Selasa, 09 Februari 2010 | 05:27 WIB
10 Tentara Yaman Tewas Dalam Pertempuran Dengan Gerilyawan

(Vibizdaily - Internasional) Sepuluh tentara Yaman tewas, sebagian besar akibat serangan penembak gelap, 18 lainnya cedera dalam pertempuran baru dengan gerilyawan Syiah, kata seorang pejabat militer, Senin.

Baku tembak terbaru itu terjadi beberapa hari setelah pemerintah mengumumkan satu rencana bagi gencatan senjata yang belum dijawab pihak gerilyawan.

Pertempuran itu terjadi di sekitar kota Saada, di Harf Sufyan yang terletak selatan kota itu dan daerah perbatasan Malahidh, kata pejabat tersebut yang tidak bersedia namanya disebutkan kepada AFP.

Ia menambahkan sebagian besar mereka yang tewas itu ditembak oleh para penembak gelap.

Pejabat itu juga mengatakan satu kelompok terdiri atas ratusan tentara Yaman yang dikepung pasukan gerilyawan di daerah pegunungan tenggara Saada dapat melepaskan diri dari kepungan itu, Senin.

Para gerilyawan menggali parit dan meletakkan ranjau-ranjau di Jebel al Samah, membuat para tentara itu terperangkap selama 10 hari belakangan ini.

Pejabat itu, mengatakan "ada korban" dalam pertempuran itu, tetapi tidak menjelaskan lebih jauh.

Pemerintah Yaman, Sabtu mengumumkan satu rencana bagi pelaksanaan gencatan senjata, setelah gerilyawan menyetujui enam syarat bagi diakhirinya perang.

Rincian jadwal itu disampaikan kepada pemimpin gerilyawan Abdul Malak al Huthi melalui perantara , kata penasehat presiden Abdul karim al Ariania.

Sanaa menginginkan gerilyawan mundur dari gedung-gedung pemerintah dan meninggalkan pos-pos militer di daerah-daerah pegunungan, membuka kembali jalan-jalan di utara, mengembalikan senjata-senjata yang direbut dari pasukan keamanan, membebaskan semua tahanan militer dan sipil termasuk warga Arab Saudi, menghormati undang-undang dan konstitusi, dan berjanji tidak akan menyerang Arab Saudi.

Pemerintah dan gerilyawan yang juga dikenal sebagai kelompok Houthi,terlibat bentrokan senjata sejak tahun 2004.

Baku tembak terbaru meletus 11 Agustus , ketika pasukan pemerintah melancarkan "Operasi Bumi Hangus"-- satu serangan besar-besaran untuk menghancurkan gerilyawan itu.

Arab Saudi memasuki konflk itu 4 November , sehari setelah gerilyawan Huthi menewaskan seorang penjaga perbatasan Arab Saudi dan menduduki dua desa di wilayah Arab Saudi.

Pihak gerilyawan menuduh kerajaan itu membantu pasukan Yaman, satu tuduhan yang dibantahnya.

Gerilyawan itu mengumumkan penarikan mereka dari wilayah Arab Saudi itu 25 Januari.

Badan pengungsi PBB mengatakan sekitar 250.000 orang terlantar akibat pertempuran itu.

(as/AS/ant)

Bookmark and Share  

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Ketua BK, Gayus Lumbuun Diganjar Mosi Tidak…    
Ketua Badan Kehormatan (BK) DPR dari FPDIP…    
Sri Mulyani: Kalau DPR Boikot, Mereka yang…    
Menteri Keuangan Sri Mulyani mengharapkan…    
YI Pernah Minta Dicarikan Rumah Kontrakan…    
Yahya Ibrahim (YI) korban tewas dalam penggerebekan…    
 
Berita Terbaru    
Tetangga Pernah Lihat Dulmaltin Pakai Jubah…    
Dulmatin, teroris yang tewas dalam penggerebekan…    
Agung: Sumber Masalah TKI di Luar Negeri…    
Pangkal masalah yang melanda TKI justru…    
Azyumardi Azra Usul Koreksi UU, Thamrin…    
Juducial review UU Penyalahgunaan/ Penodaan…    
Dulmatin, Umar Patek & Zulkarnaen Keluar…    
Presiden SBY telah menyatakan salah satu…    
Polri: Teroris Ditembak Mati Karena Khawatir…    
Densus 88 menembak mati 3 tersangka teroris…    
Berita Populer
3 Malam Sebelum Penggerebekan Densus 88 Nyamar Jadi Pemulung
2010-03-10 09:25:00
Sri Mulyani Menjadi Presiden Tahun 2014 ?
2010-03-10 11:30:00
Sri Mulyani: Kalau DPR Boikot, Mereka yang Rugi
2010-03-10 09:50:00
Ketua BK, Gayus Lumbuun Diganjar Mosi Tidak Percaya
2010-03-10 11:20:00
Liga Champion - Arsenal Hajar Porto 5-0
2010-03-10 07:48:00
Orang-Orang Bersenjata Bunuh Pemimpin Senior Somalia
2010-03-10 05:41:00
Wall Street 'Rayakan' Setahun Kejatuhan di Teritori Positif
2010-03-10 08:12:00
AS Ragukan Kredibilitas Pemilu Myanmar
2010-03-10 07:58:00
Tetangga Pernah Lihat Dulmaltin Pakai Jubah ke Rumah dr Fauzi
2010-03-10 13:45:00
Pertandingan PSS Sleman Vs Persibo Bojonegoro Ditunda
2010-03-10 09:27:00
  memang setiap apa yg kita alami…
  artikel yang banyak membuka wawasan…
  harga baru brp?? cari dimana???…
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy Lounge | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY