Homes : Vibizportal.com | Vibizconsulting.com
Daily News : Pengawasan ala \"Whistle Blower\" Dirjen Pajak Kasus Gayus, Kemenkeu Tetapkan 4 Tersangka Baru Hasil Audit Telat, Pertamina Undur Penerbitan Obligasi Konsumsi BBM Subsidi Meningkat, Pertamina Cairkan Stanby Load Sebagai Bagian PSO IHSG dan Rupiah Menguat Acuhkan Indeks Regional yang Dibuka Turun Pertamina Akan Turuti Keinginan Pemerintah Seputar Tabung Elpiji 3 Kg Serangan Kilat Gagalkan Pembajakan Pesawat di Rusia Euro Melewati 1,31 per Dollar Amerika Revisi UU 8 Tahun 2003 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Kecelakaan Kapal di Kongo Menewaskan 140 Orang
SEARCH FOR      vibizdaily.com
Home > Bisnis
BERITA BISNIS

Rabu, 10 Maret 2010 | 11:45 WIB
RI Bidik 'Investment Grade' Setahun Lagi

(Vibizdaily-Polhukam) Menteri Keuangan Sri Mulyani menegaskan, pihaknya akan berupaya agar peringkat 'Investment Grade' bisa diraih Indonesia kurang dari 1 tahun mendatang.

"Kami berupaya kurang dari 1 tahun investment grade bisa ditingkatkan," ujar Sri Mulyani dalam Foreign Press Gathering di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin, Jakarta, Selasa malam (9/3/2010).

Menurut Sri Mulyani, para pemberi rating telah melihat APBN Indonesia yang sehat, bahkan melebihi negara lain. Begitu juga dengan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

"Mereka lebih melihat dari budget. Mereka bilang budget kita kesehatannya di atas rata-rata dibandingkan negara lain. Kapital tetap bagus karena kualitas ekonomi yang bagus," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Anggito Abimanyu menyatakan Indonesia bisa mencapai investment grade jika bisa memperbaiki iklim investasi dan laporan keuangan baik pemerintah pusat maupun daerah.

"Kalau rating itu kan selalu menanyakan mengenai konsolidasi pendapatan daerah, kemudian ada risiko-risiko BUMN yang investor ingin tahu. Kita kan mulai dengan publikasi risiko fiskal, kemudian konsolidasi LKPP pusat dan daerah,kemudian aset mudah-mudahan lebih baik," ujarnya.

Untuk memperbaiki iklim investasi tersebut, lanjut Anggito, pemerintah mengusahakan insentif di sektor pajak dan menyelesaikan hambatan-hambatan dalam pengembagan infrastruktur.

"Mulai dari UU pajak, memberikan insentif. Kemudian debottlenecking dari infrastruktur, itu kan dianggap Indonesia belum bisa maju karena masalah-masalah tanah itu belum terselesaikan. Kalau kita bisa menyelesaikan itu, mudah-mudahan bisa upgrade," harapnya.

Seperti diketahui, S&P pada Oktober 2009 lalu menaikan outlook Indonesia menjadi 'positif', dengan peringkat sovereign untuk utang valas dalam jangka panjang ke 'BB-' dan peringkat utang dalam rupiah ke 'BB+'. Kenaikan outlook itu sehubungan dengan ekspektasi pengurangan utang dan kehati-hatian manajeman fiskal yang dilakukan pemerintah.

(ma/MA/dtc)

Bookmark and Share  

Berita Terkait :

Tuding Hendarman Ilegal, Yusril Akan Hadirkan 3 Eks Jaksa Agung di MK
Kolombo, TV Swasta Diserang Orang Tak Dikenal
Investasi di Afrika Selatan Kurang Menarik
Klaim Pengangguran Turun Sebesar 11 Ribu di Amerika
BCA Bentuk Anak Usaha Bidang Pembiayaan seda Motor
IPA Curhat Kepada Wapres Mengenai Kepastian Hukum dan Izin Eksplorasi
Bahana Sekuritas Menargetkan Pendapatan Rp 200 Miliar Hingga Akhir Tahun 2010
Bapepam Panggil Bakrie & Brothers Seputar Isu Deposit Bank Capital
Bahana Sekuritas Terpilih Sebagai Sekuritas Terbaik Versi BIA 2010
Terdorong Iklan, SCTV Cetak Laba Rp 210,44 Miliar

Komentar anda

Post Comment
Nama e-mail
Comment
 
Berita Fokus    
Dilema Tarif Parkir, Naik atau Tidak?    
Tarif Parkir di DKI Jakarta direncanakan…    
Park and Ride di Ragunan Sepi Penitipan…    
Jakarta sudah memiliki area Park and Ride.…    
Hakim Ad Hoc Pengadilan Tipikor Sepi Peminat…    
Hakim ad hoc pengadilan Tindak Pidana Korupsi…    
 
Berita Terbaru    
Politisi PKB Nilai Kritikan Pong Kurang…    
Ketidakpuasan pada pemerintah dan anggota…    
Pong Harjatmo Jadi Trending Topic di Twitter…    
Aksi nekat aktor Pong Harjatmo naik ke atap…    
BK DPR: Itu Tanda Kita Harus Introspeksi    
Wakil Ketua BK DPR Nudirman Munir tidak…    
Dilema Tarif Parkir, Naik atau Tidak?    
Tarif Parkir di DKI Jakarta direncanakan…    
Tuding Hendarman Ilegal, Yusril Akan Hadirkan…    
Mantan Menkum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra…    
Berita Populer
Mulai 2 Agustus ANTV Stop Siaran Infotainment
2010-07-30 04:30:00
Totti Masih Tak Percaya Raul Bisa Pergi Dari Madrid
2010-07-30 06:37:00
Juve Tumbangkan Shamrock Rovers 2 - 0
2010-07-30 07:20:00
BRI Terus Pacu Penyaluran Kredit
2010-07-30 13:24:00
Ancelotti Jagokan Inter Sebagai Kandidat Terkuat Juara
2010-07-30 06:00:00
Villarreall Pecundangi Spurs 4 - 1
2010-07-30 07:24:00
Liverpool Habisi FK Rabotnicki 2 - 0
2010-07-30 07:03:00
Vaksin Meningitis Halal Hingga Kini Belum Tersedia
2010-07-30 05:00:00
Juve Terpaksa Korbankan Diego atau Giovinco
2010-07-30 02:56:00
Hernandez Datang Langsung Diistimewakan Fergie
2010-07-30 12:00:00
Berita : Budaya | Politik | Bisnis | Sosial | Olahraga | FYI | Tokoh | Internasional | Nasional | Polhukam | Sosbud | Editorial | Column | Embassy Info | Embassy News | Embassy Informasi Visa Konsulat | Embassy Event | Embassy Pendidikan | Embassy Kebudayaan | Embassy Serba - Serbi | Piala Dunia | Serba Serbi | Prediksi | Man of The Match
Link : vibizportal.com | vibiznews.com | vibizlife.com | vibiz-iklanbaris.com | vibizlearning.com | vibizhope.com | visijobs.com
Management : ADVERTISING | DISCLAIMER | PRIVACY
 
2.05MB