Berita Internasional

Fans Athletic Bilbao–Spartak Moscow Bentrok, 1 Polisi Tewas

Tidak semua fans sepakbola memiliki nalar yang tinggi. Terkadang, rasa fanatik dan kecintaan yang berlebihan membuat mereka rela untuk melakukan apa saja demi klub kesayangan. Tapi, jika sampai memakan korban jiwa, maka itu sudah tidak bisa dibiarkan sebagaimana yang dilakukan oleh fans Athletic Bilbao dan Spartak Moscow saat kedua klub akan bertarung perebutkan poin Liga Europa. Seorang perwira polisi dikabarkan tewas akibat bentrokan tersebut.

Seorang Polisi Tewas

Seorang perwira polisi Basque dikabarkan tewas menyusul bentrokan antara fans klub Athletic Bilbao dan Spartak Moscow sebelum pertandingan Liga Europa mereka pada hari Kamis (23/2). Kedua belah fans tampak tidak bisa mengontrol diri kendati sudah ada lebih dari 500 petugas polisi yang dikerahkan di kota tersebut untuk menjaga dan memastikan pertandingan leg kedua tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Apalagi, jumlah pendukung tim tamu yang menghadiri pertandingan Togel Online itu juga sangat banyak. Sehingga potensi bentrok sangat mungkin terjadi.

“Kami dapat memastikan bahwa seorang polisi Basque meninggal (pada hari) Kamis,” kata seorang juru bicara pers polisi regional Ertzaintza.Namun, juru bicara tersebut engganmembuat klarifikasi mengenai kabar berita dari media Spanyol yang telah menginformasikan adanya seorang petugas kepolisian yang menjadi korban akibat bentorkan hebat kedua fans.Dia hanya membenarkan kabar meninggalnya perwira polisi.

Tentu saja, media olahraga baik lokal maupun internasional juga membenarkan kabar tersebut.Bahkan, bagi Athletic Bilbao, mereka turut memberikan penghormatan kepada korban dan keluarganya karena telah bertugas dengan baik pada saat menjelang pertandingan tersebut. Hanya saja, bentrok yang terjadi tentu saja di luar kendali kedua klub yang akanbertanding. Bisa dikatakan ini murni kesalahan yang dilakukan oleh fans. Seharusnya fans bisa bersikap bijak dan saling menghargai.

Ucapan Bela Sungkawa Athletic Bilbao

Athletic Bilbao tidak ingin ketinggalan untuk mengucapkan belasungkawa.Sang pelatih Bilbao Jose Angel Ziganda menyampaikan belasungkawa kepada keluarga perwira tersebut usai pertandingan. Akun twitter resmi Athletic Bilbao, @Athletic_en juga memposting kicauan berupa ucapan belasungkawa. Akun tersebut menulis;

“Rasa belasungkawa terdalam kami diberikan kepada keluarga dan teman si almarhum hari ini.Athletic Club dengan tegas menolak semua tindakan kekerasan yang terjadi akibat sepak bola. #athlive #UEL”

Jose Angle Ziganda juga mengatakan; “Pertama-tama saya ingin menyampaikan belasungkawa saya yang terdalam kepada keluarga perwira almarhum.”Dia juga mengatakan dengan tegas bahwa tindakan kekerasan tersebut harus menjadi pelajaran berharga dan harus segera diberantas jika tidak ingin ada korban lagi. Tapi hal ini diyakini tidak akan mudah mengingat fans tidak semuanya bisa dikontrol.

“Saya tidak tahu kapan itu (bentrokan terjadi) atau bagaimana keadaannya.Kami tidak tahu apa-apa.Kami mengetahuinya saat pertandingan baru saja usai, saya tidak tahu apakah lebih baik atau lebih buruk lagi jikapertandingan ditunda,” jelas Ziganda.Dia sepertinya berkata jujur jika dia tidak mengtahui adanya bentrok yang terjadi sebelum pertandingan. Dia juga tidak mengetahui apa yang terjadi jika saat itu pertandingan ditunda.

Polisi Basque telah melakukan sejumlah penangkapan pada malam sebelumnya setelah penggemar Spartak bentrok dengan pihak berwenang dan juga dengan pendukung saingannya. Diberitakan jika para fans telah melemparkan kembang api dan benda lainnya yang bisa dilemparkan.Juru bicara Ertzaintza menambahkan.”Lima orang telah ditangkap.Kami tidak tahu apakah mereka adalah pendukung Spartak, tapi kebanyakan dari mereka adalah orang Rusia”.

Pada saat pertandingan itu, Spartak berhasil memenangkan pertandingan dengan skor akhir 2-1. Bagi Bilbao, walau mereka kalah dalam laga tersebut, mereka berhasil melaju ke babak 16 besar Europa League berdasarkan kemenangan agregat 4-3. Kita akan nantikan kabar terbaru tentang Athletic Bilbao dan Spartak termasuk juga pengembangan kasus ini.