Lifestyle

Fakta-fakta pernikahan sedarah di Bulukumba, Sulawesi Selatan

Beberapa hari terakhir masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kabar pernikahan sedarah yang terjadi di Bulukumba Sulawesi Selatan. AS, sang kakak (32) terbukti menjalin cinta terlarang dengan adik kandungnya sendiri FT (20).

 

Hal ini terbongkar setelah HE, istri resmi AS (28) membawa kasus tersebut ke jalur hukum dengan tuduhan perselingkuhan dan perzinaan. Akibat hubungan inses tersebut diketahui FT telah mengandung 4 bulan.

 

Tak pelak hubungan memalukan ini menggemparkan masyarakat Kabupaten Bulukumba. Sebelum terbuka ke hadapan publik pasangan kakak adik ini berusaha menikah secara rahasia di Kota Balikpapan, KalimantanTimur pada Minggu (23/6). AS dan FT sendiri berasal dari Desa Salemba, Kecamatan Ujung Loe, Bulukumba.

 

Sang Istri (HE) mengetahui kabar pernikahan ini setelah memperoleh kiriman video dan foto pernikahan kakak adik ini dari saudaranya di Balikpapan. HE pun melaporkan peristiwa ini ke Polres Bulukumba pada Senin (1/7) lalu.

 

Berikut ini adalah fakta-fakta tentang pernikahan inses tersebut:

 

  1. Polisi sedang melakukan penyelidikan atas kasus tersebut – Sebagaimana pernyataan togel online terpercaya yang dikeluarkan oleh AKP Berry Juana Putra, Kasat Reskrim Polres Bulukumba, HE melaporkan suaminya telah berselingkuh dengan iparnya. Laporan ini dibuat sambil membawa dua buku nikah yang membuktikan bahwa dirinya adalah istri sah AS.

 

Sebelumnya HE sudah merasa curiga melihat suaminya kerap pergi berdua dengan iparnya sendiri. Tersangka AS diancam dengan pasal 284 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama 9 bulan.

 

Berry membenarkan masuknya laporan kasus perzinahan inses tersebut dan tengah dalam proses penyelidikan oleh unit perlindungan perempuan dan anak. Pasangan tersebut diduga masih berada di Kalimantan.

 

  1. FT sedang hamil 4 bulan – Hubungan sedarah tersebut menghasilkan kehamilan yang saat ini diperkirakan berusia 4 bulan. Karena hamil inilah AS dan FT kemudian kabur, atau Silariang dalam bahasa Bugis ke Ibukota Balikpapan. Informasi tersebut didapatkan dari HE, sang Istri.

 

Ternyata kedua orangtua AS dan FT serta saudara-saudara kandungnya telah mengetahui pernikahan tersebut dan banyak di antara mereka yang menentangnya. Salah satunya adalah AM, yang merupakan kakak kandung AS dan FT mengatakan tidak akan mengakui keduanya sebagai saudara serta tidak bersedia menemui mereka karena dianggap telah membuat aib bagi keluarga.

 

  1. Pasangan sedarah ini tidak akan diterima masyarakat desa – Hal ini dikatakan oleh Andi Agung, Kepala Desa Salemba yang juga turut mendampingi HE membuat laporan ke Polres Bulukumba. Pernikahan yang dilakukan kakak adik ini telah melanggar hukum adat serta agama, dan sanksinya adalah Dipoppangi Tanah atau diusir dari kampung halaman. Kedua orangtua dan saudara-saudara mereka pun mengatakan tak lagi bersedia menerima kedatangan keduanya kembali ke Bulukumba, bahkan ke Sulsel.

 

Hubungan sedarah atau inses bagaimana pun juga adalah tabu hampir di semua negara di dunia karena melanggar etika dan norma baik dalam masyarakat atau keyakinan agama apa pun. Selain itu dari sisi kesehatan inses juga menimbulkan dampak negatif terutama bagi janin yang dikandung. Bayi hasil hubungan sedarah sering mengalami kelainan genetic seperti cacat lahir, deficit intelektualitas, gangguan mental yang parah down sindrome, bibir sumbing, stunting, hidrosefalus, jari tangan abnormal, hingga lahir mati. Mereka yang lahir sehat pun masih membawa resiko besar kesehatan yang mengancam. Penyebabnya adalah kemiripan genetic yang sangat besar.

 

Leave a Comment